Dinilai tidak Transparan, BSPS di Kabupaten Pringsewu Tuai Sorotan

BERITA TERKINI LAMPUNG Pringsewu

Pringsewu – Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2020 yang bersumber dari APBD Propinsi melalui Dinas PU PR Lampung di Pekon Totokarto Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu sudah mulai berjalan.

Program yang lebih dikenal dengan istilah bedah rumah dalam upaya peningkatan perumahan layak huni ini sudah sepatutnya kita awasi, karena selain berpotensi tidak tepat sasaran, juga membuka peluang prilaku korup dalam pelaksana kegiatan tersebut.

Masyarakat penerima bantuan mengaku terbantu dengan adanya program PSBS akan tetapi sangat disayangkan pelaksaan program tersebut terkesan dipaksakan selain berjalan ditengah pandemi COVID 19, program tersebut bejalan disaat menjelang lebaran sehingga cukup memberatkan warga penerima manfaat untuk memenuhi kekurangan material dalam untuk peningkatan kualitas hunian tersebut.

Baca Juga :  MENGIDAP TUMOR GANAS, DANI BUTUH ULURAN TANGAN

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga penerima bantuan, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan program bedah rumah tersebut mau tidak mau harus mencari dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

” Bukan kami tidak bersyukur dengan adanya bantuan ini mas, akan tetapi dalam program bedah rumah ini kami kan menerima bantuan dalam bentuk material untuk pembangunan dalam 2 tahap sedangkan nilai harga setiap material tidak terperinci, jardi kami harus menutup kekurangan yang ada,” beber warga yang enggan disebut namanya.

Menurut Nara sumber saat dimintai keterangan beberapa waktu lalu juga menjelaskan bahwa persoalan ini diperparah dengan kwalitas material yang juga patut dipertanyakan, beberapa penerima batuan sempat komplain soal batu belah untuk pondasi yang kualitasnya dinilai kurang baik namun hanya sebagian yang ditanggapi.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor Yang Merupakan Residivis Jambret Ditangkap Satreskrim Polres Tulang Bawang

Pendamping BSPS Pekon Totokarto Didi saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Rabu (24/6) kepada media ini mengatakan bahwa semua proses tahapan program BSPS tersebut sudah sesuai, dan dijalankan sesuai prosedur yang ada.

“Besaran bantuan 17,5 juta, 15 juta dalam bentuk material, 2,5 juta upah kerja, mengenai harga satuan semua ada dalam RAB, dan sudah dipublis melalui ketua kelompok dan sudah terkonfirmasi ke penerima bantuan,” kilah Didi. (Team MGG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *