Antusias Masyarakat Dan Pelajar Mengikuti Seminar Kebangsaan G30S/PKI,Di Tulang Bawang…

BERITA TERKINI LAMPUNG Nasional PENDIDIKAN Tulang Bawang
Kamu Bisa Download ini:
Dokumentasi Pada saat menyanyikan lagu indonesia raya.

Tulang bawang – Bertempat di gedung kartini, menggala, tulang bawang, lampung, Telah dilaksanakan seminar G30S / PKI, yang mengadakan acara tersebut terdiri dari 4 media yakni,” Pena Lampung, gema samudera, gema Lampung, dan lampung 7 news, yang di hadiri ribuan masyarakat, terdiri dari berbagai elemen, yakni “,,tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa, universitas megow pak, siswa – siswi, sma, smk, smp, serta LSM dan media, anggota TNI, dihadiri pula personil brimob dan kepolisian Sabtu (14/10/17).

Dokumentasi,betapa antusiasnya meramaikan Seminar Kebangsaan Digedung Ra.Kartini Tulang Bawang,Menggala..

Turut hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan acara seminar tersebut antara lain Mabes polri yang diwakili Irjen. Pol. Dr. Ike edwin, sik. Mh,Polres tuba , kodim 0426,
Kaban kesbangpol tulang bawang yen dahren mewakili dari bupati tulang bawang.

Pada saat Irjenpol Dr. Ike Edwin, Sik, Mh, menyampaikan Sejarah G30S/PKI…

Sebelum memulai seminar G30S/PKI, terlebih dahulu Irjen. Pol. Dr. Ike edwin, sik. Mh, menyampaikan bahwa, tujuan seminar ini adalah untuk mengingatkan kita akan sejarah kelam bangsa, akan bahaya faham komunisme yang dahulu sempat membuat bangsa kita hancur berantakan.
Selain itu, Jendral Bintang Dua (2) tersebut Menerangkan betapa pentingnya seminar-seminar seperti ini gunanya untuk memperlihatkan kepada anak cucu kita tentang sejarah kelam bangsa kita akibat dari paham komunisme yang bertentangan dengan pancasila, kita patut bersyukur karena dapat lagi menyaksikan sejarah, yang mana sejak awal reformasi seminar ini telah mulai berhenti bahkan untuk filemnya saja sudah tidak di tayangkan padahal dalam file ini tersimpan bukti asli kekejaman PKI, dan saya berharap agar seminar ini terus di kembangkan agar anak cucu kita tau akan sejarah.”Terang ike edwin sebelum memulai tanya jawab.

Baca Juga :  Jokowi: Gaji ke-14 Paling Lambat Diterima Besok...

Lanjut Irjen. Pol. Dr. Ike edwin, sik. Mh,
Saya inginkan adik – adik harus belajar dengan sejarah termasuk sejarah G 30S/PKI, ini jadikan ajaran juga. Serta saya inginkan adik – adik berkarakter, karna pahlawan – pahlawan itu semua berkarakter, kalo tidak berkarakter gak bisa jadi pahlawan.
Kemudian kenapa PKI ini tidak di terima di indonesia, asalnya dari komonis kospo, yang menemukan komonis itu asalnya dari belanda, pada tahun 1904 pertama kali di umumkan partai komunis itu.

Dan bagaimana dia bisa di terima di indonesia, kalo dia sendiri tidak percaya sama tuhan, sementara kita punya pancasila ketuhanan yang maha esa, agama apa saja kita di indonesia bertuhan, seperti agama islam, katolik, protestan, hindu, buda, konghucu, semua nya bertuhan kita di indonesia ini, dan kita satukan dengan pancasila walaupun kita berbeda – beda agama tapi kita di satukan pancasila, dan pancasila bukan alqur’an, pancasila juga bukan injil, pancasila digali dari bangsa kita bangsa Indonesia, kalo alqur’an itu turunnya dari langit, jadinya sama. tapi pancasila untuk menyatukan kita semua, yang beragam suku, beragam agama, beragam bangsa, ketemulah yang kita gali di tanah nusantara ini, yaitu pancasila, mari kita bersama bersatu, walau pun orang jawa, orang sunda, orang bali, orang padang, walau pun berada di Lampung sudah kita anggap keluarga orang Lampung, begitu juga yang pendatang harus mencintai tanah Lampung harus bangga dengan tanah Lampung supaya kita bersatu, mari kita bersama – sama cintai tanah Lampung, walaupun kita entah dari mana kita cintai tanah ini, dan karna ada dasar kecintaan tadi timbullah rasa persatuan dan kesatuan dan kita akan saling sayang menyayangi dan saling menghormat – hormati. Ujar Irjen. Pol. Dr. Ike edwin, sik. Mh,

Baca Juga :  Jalan Lintas Rawa Jitu Rusak, Masyarakat Tanam Pohon Pisang.

Ketika kita bisa melakukan seminar seperti ini, dapat terlihat keseriusan dan antusias masyarakat baik itu Bapak – Bapak, Ibu -ibu, pemuda, bahkan sampai anak – anak kecil pada saat menyaksikan penghianatan PKI, mereka dengan serius menyaksikan kekejaman PKI dan hasil yang di timbulkan oleh paham komunis yang di bawah oleh PKI.

Di akhir acara tersebut dilanjutkan penyerahan penghargaan dari 4 media yakni,” Pena Lampung, gema samudera, gema Lampung, dan lampung 7 news kepada mabes polri yang di wakili “Irjen. Pol. Dr. Ike edwin,SIK. MH,
Polres tuba,kodim 0426,Bupati tulang bawang yang di wakili oleh “Kaban kesbangpol tulang bawang,Yen dahren.

ditutup dengan doa yang dipimpin oleh pengasuh yayasan pondok bahari alislam menggala kabupaten tulang bawang. Bapak kh. Abdul Wahid.

 (sahdan)

Kamu Bisa Download ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *