BOP 2018 Di Potong : Dikembalikan Karena Ketahuan, Atau Mereka Benar Tidak Tau

BERITA TERKINI Hukum dan Kriminal LAMPUNG Lampung Timur PENDIDIKAN

LAMPUNG TIMUR – Setiap Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di lampung timur di duga telah dilakukan pemotongan oleh oknum pegawai pendidikan sebesar satu juta setengah pada saat pencairan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) tahun 2018 lalu.

Menurut sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan, informasi itu awal dari salah satu Penilik yang berinisial RJ.

Minggu, (27/01/2019),”waktu itu saya ngadep langsung kepala dinas pendidikan terkait pemotongan PAUD yang ada di lampung timur sebanyak 441 lembaga, beliau membenarkan terkait pemotongan tersebut, dan ada sebanyak 800 pendidikan PAUD, dana itu juga sudah di pulangin,”ujar sumber yang tidak bersedia di sebutkan namanya

Proses pemotongan itu dengan alasan pengembangan pendidikan dengan cara dana itu di setorkan kepada ketua Ikatan Guru Taman Kanak (IGTK) dan di setorkan lagi ke ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDNI).

Baca Juga :  Dandim 0429/Lamtim diwakili Kasdim , menghadiri Acara Kenal Pamit Kapolres Lampung Timur

Untuk membenarkan informasi itu, wartawan media ini melakukan Investigasi dan berusaha beberapa kali menemui ketua IGTK dan HIMPAUDNI namun tidak bisa di temui, saat ingin wawancara di kantornya, Kabid PAUD juga sulit untuk di temui.

Masih di katakan sumber,”bu Kabid juga membenarkan pemotongan itu, saya juga ngadep bu Kabid, tapi kan sudah di pulangin pemotongan itu, itu saya langsung yang nyuruh mulangin (Kabid PAUD, red),”ujar sumber menirukan kata Kabid PAUD

Lebih jauh sumber itu mengatakan,”informasinya dari kasi PAUD (Miswanto, red) ada delapan kecamatan sudah di pulangin, seperti Batanghari, sekampung, bayarnya lewat lembaga masing-masing (IGTK dan HIMPAUDNI, red) mereka itu sudah bayar 1 juta dua ratus, termasuk di Pugung raharjo, sekampung udik itu juga bayar melaui YN, YN itu HIMPAUDNI Jepara,”jelasnya

Saat di wawancarai kasi PAUD Kabupaten Lampung Timur, menurutnya pemotongan itu adalah salah informasi, mereka hanya ingin memberikan ke kantor.

Baca Juga :  Jangan Cemari Produk Bambu,Kualitas Harus Jadi Pertimbangan Mendasar,"Tegas Penggiat Di Pringsewu...

Miswanto mengatakan,”itu salah informasi, sebenernya tidak seperti itu, mereka itu mempunyai keinginan untuk mau ngasih, ya mungkin ke kantor karena itu terus menyebutkan nama saya, terus sampean ke kantor saya waktu itu, terus saya cari dan telusuri siapa yang mau ngasih itu kan, saya taunya dari Rizal itu,”jelasnya pada (22/01/2019).

Terkait dugaan pemotongan tersebut, Kasi PAUD tidak tahu menau kabar itu. Namun beliau hanya mengetahui terkait uang operasional yang akan di berikan salah satu Penilik kepadanya waktu melaksanakan Bimtek di Batam beberapa waktu lalu.

Masih di katakan Miswanto,”saya kaget ada informasi itu, ya sudah kalau memang ada suruh pulangkan saja, saya bilang seperti itu, ngasih – ngasih dari mana, saya ini belum pernah komunikasi kok mau ngasih,”tambahnya

Penulis/Reporter : Eri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *