Bunuh Diri Satu Keluarga, Polisi Lakukan Otopsi Mencari Penyebab Kematian Bocah 5 Tahun

Aspirasi Publik BERITA TERKINI Hukum dan Kriminal Kabar Desa KABIRO PENA LAMPUNG LAMPUNG Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR (Pena Lampung) – Tim forensik Dokes Polda Lampung Melakukan otopsi terhadap korban percobaan bunuh diri dalam satu keluarga yang mengakibatkan meninggalnya salah satu anak korban yang masih berusia 5 tahun pada bulan Januari 2021 lalu.

Otopsi itu sendiri dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa Hargomulyo dusun 1, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Rabu (24/02/2021).

Baca juga :

Minum Racun : TR Dikenal Baik, Keseharian Kuli Bangunan Dan Mengasuh Kedua Anaknya

Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Reskrim menjelaskan,”Melaksanakan kegiatan otopsi terkait percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga bulan Januari lalu, saat ini sudah dilakukan penggalian kubur sudah diangkat jenazah dan saat ini sedang dilakukan otopsi,”kata AKP Faria

Baca Juga :  Pelayanan Disdukcapil Lampung Timur Dirasakan Warga

Masih kata AKP Faria,”Otopsi ini kita melibatkan dokter forensik rumah sakit Bhayangkara beserta tim dan juga kita melakukan pengamanan terkait pelaksanaan otopsi ini,”jelasnya

Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kematian dalam insiden percobaan bunuh diri dalam satu keluarga tersebut.

,”Karena kita sedang mencari penyebab kematian ini apa, atau dia keracunan apakah ada penyebab yang lain karena yang dapat menentukan penyebab kematian dokter forensik,”lanjut AKP Faria

Baca Juga :  Postingan Mengarah Ke Salah Satu Calon, Oknum Kades di Lamtim Diperiksa Panwaslu

Sementara itu, ayah dari korban yang telah tega mengajak kedua anaknya menenggak racun tikus itu hingga saat ini masih depresi dan belum bisa diajak komunikasi.

Masih dikatakan Kasat Reskrim Polres Lampung Timur,”Untuk ayahnya sendiri masih dalam tahap observasi karena setelah kita amati dari Polsek juga mengamati masih dalam keadaan depresi diajak komunikasi tidak fokus,”tutupnya

Kepolisian sendiri telah berkordinasi dengan rumah sakit jiwa untuk melakukan pengecekan kejiwaan ayah korban. (Eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *