BUPATI TANGGAMUS SERAHKAN BSPS DI SUMBEREJO

BERITA TERKINI LAMPUNG Tanggamus
Kamu Bisa Download ini:

TANGGAMUS (PL) – Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani secara simbolis menyerahkan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) tahap II tahun 2019 di GSG Kecamatan Sumberejo, Senin (9/9).

Untuk diketahui, Kabupaten Tanggamus mendapatkan kuota 600 rumah untuk program BSPS tahun 2019 ini, namun pada prosesnya dibagi dalam Dua Tahap, tahap pertama(1) sebanyak 350 rumah dengan lokasi berada ri Kecamatan Pugung. Sementara tahap 2 difokuskan pembangunannya di Kecamatan Sumberejo sebanyak 250 unit.

“Ada 10 pekon di Kecamatan Sumberejo yang mendapatkan BSPS, yakni Pekon Argomulyo, Argopeni, Dadapan, Margodadi, Margoyoso, Simpang Kanan, Sumber Mulyo dan Wonoharjo masing-masing 20 rumah, sedangkan Pekon Sidomulyo dan Sidorejo masing-masing 45 rumah, “ungkap Kepala Dinas PUPR Tanggamus, Riswanda.

Sementara Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan, selain dari Kementerian PUPR, Kabupaten yang dipimpinnya juga menyalurkan program BSPS yang didanai dari APBD Kabupaten Tanggamus, dengan sasaran rumah tidak layak huni dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan rumah yang terdampak bencana alam.

“Dari APBD juga ada program kami yang sama seperti BSPS. Alokasinya ada 140 rumah dengan rincian 100 rumah bagi MBR dan 40 untuk korban bencana alam. Untuk besarannya juga sama yakni Rp17. 500.000 per KK, “ujar Bupati.

Bupati berharap dengan bergulirnya BSPS ini, masyarakat bisa memiliki tempat tinggal yang layak dengan lingkungan sehat dan nyaman. Sebab rumah adalah kebutuhan dasar masyarakat dan Rumah juga sebagai pencerminan diri pribadi dalam upaya meningkatkan taraf hidup.

“Besar harapan kami dengan adanya program BSPS ini dapat meringankan beban masyarakat dalam peningkatan kualitas rumah, sehingga jumlah rumah tidak layak huni di Tanggamus berkurang secara bertahap, “harap bupati.

Baca Juga :  UTAMAKAN KEBUTUHAN WARGANYA PEMBANGUNAN FISIK 2018 KAMPUNG SUKA BHAKTI. 

Sementara, Asisten Kasatker SNVT Provinsi Lampung, Erwin Feriyanto menjelaskan, bahwa masing-masing penerima BSPS menerima dana sebesar Rp17. 500.000 yang dibagi dalam tiga tahap pencairan. Sebelum bantuan dicairkan, pendamping BSPS membantu membuatkan buku rekening, selanjutnya membuat kelompok dan menentukan toko material tempat berbelanja kebutuhan.

“Jadi, mereka penerima bantuan belanja kebutuhan dulu di toko material yang telah ditunjuk senilai Rp7. 500.000 setelah diverifikasi oleh pendamping maka tahap I bisa cair dan dibayarkan ditoko bangunan, begitu juga pencairan tahap II, dan ditahap III pencairan Rp2. 500.000 untuk jasa, “ujar Erwin.(Odo)

Kamu Bisa Download ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *