Dianggap Membahayakan, Warga Tolak Keberadaan Tower Telekomunikasi

BERITA TERKINI LAMPUNG Tulang Bawang

Tulang Bawang – Setelah berjalan 5 tahun kurang lebih tower seluler di duga milik perusahaan telkomsel yang berada di lingkungan Gunungsakti kecamatan menggala,kabupaten Tulang Bawang.

Kini pada tahun 2018,Warga sekitar menolak keberadaannya.
Hal ini di akibatkan warga sekitar tidak pernah di libatkan dalam izin pembangunan tower seluler tersebut.

 

Warga sekitar mengambil tindakan sendiri dengan menandatangi surat penolakan yang meminta kepada pihak perusahaan, agar tower seluler tersebut di hentikan sementara, sampai batas waktu yang tidak di tentukan.

Puluhan masyarakat membubuhkan tanda tangan

Pasalnya, warga sekitar mulai gerah di karenakan pihak perusahaan tower seluler tersebut tidak pernah menjumpai warga apalagi sampai memberikan perhatiannya kepada warga sekitar.

Baca Juga :  Kabar Gembira !!! Universitas Megow Pak Tuba,Kini Buka Peluang Untuk Melanjutkan Cita-Cita Yang Tertunda...

 

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga yang mengungkapkan kepada media,
“semenjak tower ini berdiri, kami warga sekitar tidak pernah di libatkan dalam izin pendirian tower seluler itu,kami menduga ada oknum yang tidak bertanggung jawab dalam hal ini yang mengambil keuntungan . dan sekarang berjalan 5 tahun lebih tower ini berdiri di sekitar kami, dampak-dampaknya pun mulai terasa kepada kami, baik dari kesehatan maupun dari barang-barang elektronik kami yang rusak-rusak. “ujar toni, 26/12/2018.

 

Baca Juga :  Gelar Buka Bersama,Nanang Ermanto Ajak Media Samakan Visi dan Misi

Lebih jauh, toni menambahkan,
“kami 27 Kepala Keluarga (KK) di sekitar tower seluler itu menuntut agar tower tersebut di hentikan pengoprasian nya sementara, sebelum ada titik temu antara pihak perusahaan dan warga sekitar.karena kalau terus beroprasi di hawatirkan ada hal-hal yang tidak di inginkan terjadi terhadap warga sekitar.

 

Terakhir toni mewakili warga sekitar menyampaikan keluhan mereka terhadap media,
“jadi kami meminta kepada pihak perusahaan agar secepatnya menyelesaikan masalah ini kepada warga, sebelum warga sekitar geram dan mengambil tindakan yang tidak di inginkan,”pungkasnya.(Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *