Diduga Lantaran Masalah Keluarga, Ayah Tega Mengajak 2 Anaknya Menenggak Racun

BERITA TERKINI Kabar Desa KABIRO PENA LAMPUNG LAMPUNG Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR (Pena Lampung) – Ayah beserta dua anaknya yang masih berusia dibawah umur nekat menenggak racun lantaran permasalahan dalam rumah tangganya, Selasa (05/01/2021).

Ketiga korban masing-masing berinisial TR (35) adalah ayah dari dua bocah naas tersebut, sedangkan kedua anaknya berinisial IM (10) dan HA (5).

Keluarga naas tersebut tinggal di desa Hargomulyo, kecamatan Sekampung, kabupaten Lampung Timur, Namun sangat disayangi, HA bocah yang masih berusia 5 tahun tidak bisa diselamatkan.

Kejadian itu sendiri sekitar pukul 11.00 wib pada saat kakek kedua bocah itu pulang dari sawah dan sudah mendapati ketiganya tergeletak dan kejang-kejang diruang Televisi dan ruang tengah keluarga.

Baca Juga :  Beras Sejahtera (Rastra), Katanya Beras Gratis, Ternyata harus Membayar 14.000/KK.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Sekampung, AKP Muliawati menjelaskan,”saksi Slamet pulang dari sawah dan mendapati anak dan cucunya telah tergeletak diruang TV / ruang tengah dalam keadaan kejang – kejang,”jelas AKP Muliawati

Melihat kedua cucu dan anaknya sudah tergeletak, saksi pun meminta pertolongan warga.

lebih jauh Kapolsek Sekampung menjelaskan,”kemudian Saksi meminta bantuan kepada tetangga dan kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Sekampung untuk mendapatkan pertolongan pertama, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Sukadana untuk mendapatkan penanganan intensif,”lanjutnya

Baca Juga :  Realisasi 300 Juta Tidak Sesuai LKPJ Bupati, Dinsos Lampung Timur Disoal Rini Mulyati

Menurut informasi di lingkungan setempat, keluarga tersebut sedang mengalami problem dalam rumah tangganya.

Sedangkan Istri dari ayah kedua bocah yang tega meracuni anaknya, sudah 17 bulan menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di negara Taiwan.

Masih dikatakan oleh Kapolsek Sekampung,”menurut keterangan saksi, informasi dari lingkungan di TKP bahwa korban memiliki masalah rumah tangga dan sedang terlilit hutang, istri korban saat ini sudah selama 17 bulan menjadi TKW di Taiwan, dan istri korban tersebut tidak pernah mengirim uang kepada korban untuk melunasi hutang-hutangnya,”tutup Kapolsek. (Eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *