DINKES WK, Mencatat 71 Pasien DBD

BERITA TERKINI LAMPUNG Waykanan

Way Kanan,penalampung.news.com

Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan selama dua bulan terahir di tahun 2020 mencatat sebanyak 71 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) angka ini yang terbesar di Kabupaten se-Provinsi Lampung .

Untuk pencegahan nyamuk menular ini masyarakat sangat menghawatirkan mengingat penyakit malaria DBD dapat menyebar kemana-mana kampung Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu telah tercatat dan dilaporkan adanya kasus pasien DBD.
Hal itu sebagaimana dijelas kan Kasi Pencegahan dan Pembrantasan penyakit menular Dinkes way Kanan Didy Arwady , saat pelaksanaan Fogging di kampung Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu , Rabu (12/02/2020).

Baca Juga :  BAMBANG HANDOKO NAHKODAI PERADI LAMPUNG

Didy menyampaikan , fogging yang dilaksanakan di kampung Umpu Bhakti ini berkaitan dengan adanya laporan kasus pasien DBD , jadi berdasarkan hasil penyelidikan Epidemiologi sangat mendukung untuk dilakukan fogging.
Fogging ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit DBD melalui nyamuk dewasa , jadi fogging itu untuk memutus mata rantai penularan melalui nyamuk dewasa.

“Untuk kampung Umpu Bhakti ini dilakukan di empat titik wilayah setempat , mengingat empat tempat ini berdasarkan hasil penyelidikan Epidemiologi sangat mendukung untuk dilakukan fogging .
Sedangkan untuk global di kabupaten way kanan yang terkena DBD sampai dengan hari selasa 11 februari 2020 , yakni 71 kasus”.Jelasnya.

Baca Juga :  Pertamini Milik Warga Pulungkencana Meledak, Warga Sekitar Bantu Madamkan Api

Dengan rincian untuk di bulan januari 2020 , Dinkes mencatat ada 44 kasus yang terjangkit DBD , untuk februari ini ada 27 kasus yang terjangkit DBD.
Kepala Dinas Kabupaten way kanan Anang Risgiyanto yang diwakili Didy mengatakan , menghimbau kepada masyarakat untuk peduli lingkungan yakni melakukan pemberantasan sarang nyamuk , karena ini sangat penting, mengingat jentik-jentik nyamuk tidak akan mati apabila hanya dilakukan fogging saja .Tegasnya.(Alting)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *