GLPS-Lampung!!! Mirisnya Lembaga Pendidikan Al-Hikmah Di Lampung Barat…

Aspirasi Publik BERITA TERKINI LAMPUNG Lampung Barat PENDIDIKAN

Lampung Barat|Di era modern seperti saat ini,tentu di dalam dunia pendidikan/tempat menimba ilmu harus di perluas,sebagaimana perjuangan dari Ketua yayasan Al hikmah,KH. MUSLIHUDDIN yang membangun Lembaga Pendidikan berbasis pesantren di dusun sukajadi 1 pekon suoh kecamatan negeri suoh,Kabupaten Lampung Barat.

Kondisi Lembaga Pendidikan Yayasan Al Hikmah di Kabupaten Lampung Barat.

Namun di balik semua itu,tidak semudah yang kita pikirkan sebagaimana perjuangan Ketua yayasan KH. MUSLIHUDDIN untuk mendirikan Lembaga Pendidikan tersebut,walaupun kondisi tidak seperti pendidikan lain.

Ketika pada tahun 1995 Lembaga pendidikan Al Hikmah masih berbasis pesantren yang di namakan (Madrasah Ibtidaiyah) ,Seiringnya perkembangan dan waktu,masyarakat sekitar daerah tersebut meminta dan berharap kepada ketua yayasan agar pendidikan tidak hanya berbasis pesantren,namun Pendidikan untuk umum di adakan.

Menyikapi Harapan dari masyarakat,  Ketua yayasan pun membuka  membangun Lembaga Pendidikan untuk umum hingga sampai jenjang Madrasah Aliyah yang di dirikannya pada tahun 2015 lalu.

Baca Juga :  WABUP PRINGSEWU HADIRI HUT BHAYANGKARA KE-72 DI MAPOLRES TANGGAMUS

Tetapi di balik perjuangan ketua yayasan yang hanya semampunya mendirikan Pendidikan Berbasis umum,terlihat sangat miris sekali dengan kondisi bangunan sekolah yang kurang memadai,bahkan ada beberapa lokal yang tak memiliki tanpa papan tulis untuk belajar,dan parahnya lagi ketika pada saat semester tiba,guru-guru pun harus rela berdiri karena keterbatasan untuk duduk(kursi).

Seperti yang di katakan ketua organisasi Gerakan Lampung Peduli Sesama(GLPS) yang di bentuk dari beberapa mahasiswa-siswi Perguruan Tinggi di Lampung Muhammad Ghufron,

“kalau melihat jumlah pelajar jika di bandingkan dengan sekolah lain bisa di katakan bersaing,untuk MTs saja sudah ada kelas A dan B dari kelas 7-9,hanya saja fasilitas dan kebutuhan belajar mengajar yang kurang memadai,”terang Ghufron Kepada media Penalampungnews.com,Minggu,18/02/2018.

Baca Juga :  Bagikan 62 KK Bantuan BLT Dana Desa Kampung Gunung Tapa Udik

Ghufron menambahkan ceritanya,
“bukan hanya MA (Madrasah Aliyah) saja yang kurang memadai namun MI (Madrasah Ibtidaiyah) pun masih kurang Fasilitasnya untuk belajar mengajar,tapi kalau melihat kondisi bangunan alhamdulillah sudah sip dari kls 1-6.
Memang MA (Madrasah Aliyah) ada 2 lokal bangunan yang masih dari papan,”Tambah Ghufron Ketua Organisasi GLPS.

Mengingat pentingnya bantuan untuk sesama,Ghufron pun mengajak semua masyarakat baik dari daerah Lampung Barat maupun se-Lampung,untuk berbagi reseki kepada sesama apalagi membantu untuk pembangunan tempat menimba ilmu,secara tidak langsung Amal akan mengalir sampai sekolah tersebut masih di pergunakan,

“Maka dari itu saya mencantumkan No Rek,726-501-005081539 atas nama Muhammad Ghufron,selaku ketua organisasi Gerakan Lampung Peduli Sesama (GLPS),sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,”Tutup Ghufron.

(idh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *