Bejat! Enam Pria Cabuli Dua Gadis Dibawah Umur

Hukum dan Kriminal LAMPUNG Lampung Tengah
lampung Tengah, Penalampungnews.com Dua gadis remaja di Lampung Tengah diduga dicabuli enam orang pemuda. Para pelaku kini kabur dan dalam pengejaran polisi.
Pencabulan yang menimpa dua gadis berumur 14 dan 16 tahun itu terjadi pada 28 Februari 2017 kemarin di Dusun II, Kampung Sukanegara, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun lampungnews.com, diduga pencabulan terhadap kedua warga Kecamatan Padang Ratu ini telah direncanakan oleh keenam pelaku. Karena, saat peristiwa terjadi ada yang berjaga di lokasi.
Kepala Kampung Sukanegara Arwanto mengatakan, kasus ini terkuak saat pihak keluarga korban ingin menemui keenam orang yang diduga menjadi pelakunya.
“Ya memang benar informasi pemerkosaan bocah dibawa umur. Ada dua korbanya dan dugaan pelakunya warga saya, ada enam orang. Itu menurut keterangan dari pihak korban. Saya tahu karena puluhan orang dari pihak perempuan ingin menemui pelaku-pelaku yang mereka duga adalah warga saya,” terangnya, Kamis (16/3)
Arwanto menuturkan, dari kronologis pihak keluarga korban, dua gadis itu datang menemui salah seorang pelaku. Saat bertemu itulah, keduanya dicabuli.
“Kalau versi yang kami dengar memang salah satu korban kenal dengan satu pelaku. Selanjutnya korban keduanya menemui pelaku di Dusun II milik seorang pelaku. Kalau kejadian persis saya tidak tahu. Masyarakat disini tahu setelah kejadian saja,” ujarnya.
Keenam orang yang diduga menjadi pelaku pencabulan tersebut saat ini sudah tidak diketahui keberadaanya. Keenamnya sudah tidak berada di Kampung Sukanegara.
“Kalau nama-namanya saya tidak paham, karena kan saya tidak mengecek satu-satu nama warga saya. Mungkin pak polisi yang lebih tau. Karena infonya sudah dilaporin ke Polsek. Keberadaanya orang enam ini sudah tidak ada dirumah, sudah pergi semua setelah kejadian ini,” katanya.
Jamaludin (32) warga setempat mengatakan, sejak informasi aksi pencabulan itu, rumah TR (salah satu warga) yang diduga menjadi ajang pencabulan jamaah ini sudah terkunci rapat. Dan TR pun tidak diketahui keberadaanya.
“Saya memang dengar kasus ini (pencabulan) tapi kalau rumah TR jadi tempatnya tidak mengatahui sama sekali, tiba-tiba dapat kabar seperti itu. Saya juga kaget. Tapi anehnya TR sudah pergi dan rumanya sudah digembok,” terangnya.
Kapolsek Bangunrejo Ajun Komisaris Hariyatno membernarkan kejadian tindakan pencabulan yang ada di Kampung Sukanegara beberapa waktu lalu.
Polsek setempat sedang menyelidiki kasus tersebut. Meski sedang menyelidiki kasus ini, pihak kepolisian sudah mengantongi nama keenam orang yang diduga jadi pelaku pencabulan tersebut.
Kini keenamnya dalam pengejaran Polsek. Karena pelaku tersebut sudah melarikan diri keluar Lampung Tengah.
“Ya memang laporanya sudah masuk. Saat ini kita sudah masuk tahap lidik. Dan keterangan sementara kita kantongi nama-nama pelaku. Kalau disebutkan saya lupa tapi sudah ada diberkas laporan polisi (LP),”jelasnya.

(red)

Baca Juga :  Facebook Penghina Suku Lampung Resmi Dilaporkan Oleh Tokoh Adat Didampingi Advokat PBHMI Ke Polda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *