Dua Pelaku Pemerkosaan Staf Honorer Masih Bebas Menghirup Udara Segar

Hukum dan Kriminal

 Tulang Bawang Barat, – Dua dari tiga Orang pelaku yang terlibat pemerkosaan terhadap Staf Honorer di Pemerintahan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) masih berkeliaran. Polisi beralasan bahwa, aparat harus menangkap pelaku utamanya terlebih dahulu.

Peristiwa yang merenggut keperawanan Bunga Warga Kelurahan Menggala Selatan Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang itu terjadi pada 25 Januari 2018 atau setahun yang lalu. Dimana, Bunga saat itu hendak pulang dari Pemda Tubaba (Bekerja) yang dijemput sang abudemen bernama Safarudin bin Junaidi atau pelaku utama yang merupakan Warga Lingkungan Bujung Tenuk, Tulangbawang.

Pihak korban sudah sering kali mendatangi Mapolsek Tulangbawang Tengah untuk mempertanyakan perkembangan kasus tersebut. Namun, kekecewaan tetap diperoleh oleh keluarga korban lantaran jawaban Aparat Kepolisian Polsek Tulangbawang Tengah masih tetap sama yaitu Masih Dalam Penyelidikan, sementara kedua pelaku lain masih berkeliaran.

Baca Juga :  GMPK Lampura Desak Pihak Penegak Hukum Agar Menyelidiki Kegiatan Siskeudes TA 2019

Saat ditemui di Mapolsek Tulangbawang Tengah, ibu korban yang enggan ditulis namanya ini mengatakan bahwa, jika kedua pelaku lain itu ditangkap polisi maka dirinya meyakini kalau pelaku utama (Safarudin) bisa tertangkap.” Kalau dua orang itu nggak ditangkap, jelas pelaku utamanya tidak menyerahkan diri,”ungkap wanita ini sembari menangis dibawah pohon di pelataran parkir Mapolsek, Kamis (17/1/2019) kemarin.

Ibu korban yang datang dengan seorang keluarganya ke Mapolsek tersebut ini menyayangkan atas lambatnya penanganan kepolisian yang sudah setahun tidak membuahkan hasil.” Ini sudah setahun kejadian ini, dimana nurani kepolisian. Sementara, anak gadis saya trauma, setiap hari setiap menitnya hanya bisa menangis. Dan sekarang tidak bekerja lagi karena kondisinya sangat sulit untuk berkomunikasi,”cetusnya.

Sementara, Kapolsek Tulangbawang Tengah Kompol Zulfikar menerangkan bahwa kasus tersebut saat itu ditangani oleh Kapolsek yang lama, sehingga saat ia menjabat kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya enggan menangkap dua orang pelaku yang masih berkeliaran itu lantaran tidak adanya saksi.

Baca Juga :  Hina Suku Lampung Di Sosmed Fb,Tokoh Masyarakat Melaporkan Ke Polisi...

“Karena ini kasus lama, masih dalam proses penyelidikan. Kita pelaku utama dulu yang kita cari, sudah kita Koordinasikan semua, tahun yang lalu itu katanya ya kita harus cari pelaku utama dulu. Karena keberadaan yang dua orang itu belum jelas saksi-saksinya. Target kita ya kita minta bantu dengan keluarga untuk mencari pelaku, katanya ada yang bilang di batu raja, ada juga yang bilang di Bengkulu yang jelas kita masih terus cari,”cetus Kapolsek.

Diketahui, laporan Kasus Pemerkosaan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/B-14/I/2018/POLDA LAMPUNG/RES TUBA/SEK TENGAH tanggal 26 Januari 2018. Terlapor bernama SAFARUDIN bin JUNAIDI.(Rilis /Alba) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *