Lemahnya Pengawasan, Proyek Jalan Provinsi Senilai 3 Milyar Lebih Dilampura Asal Jadi

BERITA TERKINI LAMPUNG Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (Pena Lampung) – Pemerintah Provinsi Lampung cukup besar gelontorkan anggaran melalui Dinas PUPR Provinsi, guna merealisasikan janji politik Gubernur Arinal Junaidi untuk membangun Lampung khusus Kabupaten Lampung Utara. Selasa (07/01/2020).

Upaya tersebut telah di rasakan masyarakat, dengan wujud nyata adanya beberapa titik pembangunan di wilayah di Lampung Utara.

Namun di sayangkan program Gubernur Lampung tersebut harus tercoreng oleh oknum-oknum para kontraktor, lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak Dinas PUPR serta konsultan yang diduga manjadi ajang manfaat untuk mengejar keuntungan pribadi serta memperkaya diri sendiri.

Baca Juga :  Melalui DK 2019, Banyak Pembangunan Bermanfaat di Kelurahan Rejo Sari

Pasalnya pekerjaan pembangunan jalan di beberapa titik di Lampung Utara terkesan asal jadi dan tidak memenuhi Standar Pembangunan di Indonesia, sehingga bisa dipastikan pembangunan jalan tersebut tidak akan bertahan lama.

Pekerjaan Peningkatan jalan Ruas Bandar Abung – Bandar Sakti dengan pagu anggaran berkisaran 3,1 milyar menggunakan APBD-P Provinsi Lampung tahun anggaran 2019 tender di menangkan CV. Sembilan Jaya.

Hasil pantauan di lapangan, dari 2 titik pekerjaan tersebut saat ini sudah mulai retak dan bergelombang. Diduga pekerjaannya tidak sesuai petunjuk teknis, dimulai dari penggunaan material yang tidak berkualitas sesuai SNI.

Baca Juga :  Bantuan Rastra Di Pringsewu,Di Duga Ada Unsur Pungli...

Tampak penggunaan urugkan batu sampah yang bercampur tanah dan debu batu, dasar tanah tidak di siram pasir, bahkan Wales yang gunakan di duga berat bobot hanya 3 ton di pastikan pemadatan tidak maksimal, serta
tidak ada pecing, tidak ada koting bahkan ketebalan pengaspalan di duga kurang dari 3 cm. (Usni/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *