Menuju Pilkada 2020 : Lobi – Lobi “SUKSESI GOYANG DOMBRET”

Aspirasi Publik BERITA TERKINI KABIRO PENA LAMPUNG LAMPUNG Lampung Timur Opini Politik

LAMPUNG TIMUR (Pena Lampung) Oleh : Sidik Ali.S.pd.I : Ketua Kordinator Wilayah  (Korwil) Non Goverman Organisation – Jaringan Pemberantasan Korupsi (NGO-JPK) Lampung Timur dan Kota Metro.

Genderang Perang pemilihan Kepada Daerah (kada) untuk Kali ke- 4 Menuju Pemilihan Langsung 2020 – 2025 di Bumei Tuwah Bepadan Telah ditabuh. Persaingan Para Kandidat Untuk Memperebutkan kursi orang nomor satu di Lampung Timur (BE  1  N) Makin Mendekati hari H Makin Ketat.

Ibarat lomba rally paling akbar paris – dakkar setiap bakal Calon Bupati (Cabub) dan Calon Wakil Bupati (Cawabub) harus berjuang keras dalam beberapa Estape, tahap awal mereka harus nembentuk Tim Sukses (Timses), loby Perahu Goyang Dombret, mencari Simpati Wakil Rakyat dan Partai dan yang terakhir Mencari Dukungan Massa dari akar rumput sebanyak-banyaknya.

Sejak beberapa bulan terakhir suksesi Kepemimpinan didaerah ini sudah seperti pusaran Air yang makin lama makin menyedot perhatian berbagai pihak, para kandidat dan tim suksesnya makin merapatkan barisan serta sodok sana-sini, setiap pendukung semakin Agresif mengasong jagonya, Media Massa menjadikan hangatnya suhu Eskalasi Politik jadi menu utama dan masyarakat menikmati Permainan Politik tingkat lokal bak menonton Telenovela.

Ada yang terpaksa masuk pusaran, tapi banyak juga yang sengaja mencemplungkan diri dan ikut nenikmati ” Goyang Dombretnya ” Suksesi. Mereka tidak hanya Anggota Legislatif, Pimpinan partai politik, tapi juga para Calo Politik berbaju TS atau hanya para pengembira seperti halnya ” Cheerleder “.

Latar Belakang merekapun bermacam ragam mulai dari penyelenggara negara, orang partai, para pengusaha, wartawan sampai tukang gebuk dan Wirid.

Mengenai yang dinamakan Tim sukses banyak yang menyebutkan bergerak seperti Siluman, mereka bergerak Kemana-mana, para TS berkeliaran di Gedung Wakil rakyat (DPRD), Ruang Diskusi Para Aktivis dan LSM, dibelakang Aksi Unjuk Rasa, menembus kamar pimpinan Partai, Fraksi, hingga Dapur Kepala Desa.

Baca Juga :  Sempat Di Tolak, Akhirnya Bulog Salurkan Rastra Layak Konsumsi Di Desa Sidomukti Sedangkan Desa Lain Belum

Mereka memasang telinga dan membuka mata Lebar-lebar terhadap berbagai hal, yang dapat mempengaruhi dan merugikan jagonya. Cara kerjanya terkadang mirip Intel dan Mobilitasnya sangat tinggi, pagi hari masih di Lampung Timur, siang hari di Bandar Lampung dan sore harinya sudah ada di Jakarta, sementara Rumahnya hanya jadi tempat Persinggahan Sementara.

Agendanya selalu padat, loby sana-sini, atur Strategi ini-itu, memberikan masukan kepada kandidat, menyelamatkan kandidat dari serangan lawan, sampai menarik simpati masyarakat.

Tim Sukses dikategorikan juga ada Level/Kelasnya, ada yang masuk Level A alias Ring Satu artinya dialah orang yang paling dipercaya untuk menerapkan Strategi pemenangan sang Calon yang akan di Usung /diantarkan Menuju Kursi Lampung Timur 1.

Setelah itu ada beberapa Lapisan di bawahnya, pekerjaan mereka sehari-harinya beragam mulai dari ; Dosen (Tim Pakar), pejabat Pemerintah (Donasi dan Jaringan), Aktivis Organisasi Massa (Advokasi), Pengusaha (Donasi), Politikus (Tukang Cari Suara), Pengacara (Penasehat Hukum), Preman (satgas), Ulama (Dukungan Do’a) sampai Wartawan (Opini Publik).

Suksesi ” Goyang Dombret ” Dalam Lingkungan Politik Lokal di Bumei Tuwah Bepadan (Kabupaten Lampung Timur) Sarat Persaingan, Intrik serta Sponsor. Hanya mereka yang ” Cukup Stamina dan Amunisi ” saja yang sanggup sampai ke Babak Final. Para Kandidat dari jauh-jauh hari sudah harus menyiapkan perahu untuk berlayar dan menyeberang, bisik-bisik sebuah Perahu dibandrol dengan Harga Ratusan Bahkan sampai Puluhan Milyard Rupiah, (Hanya Sebuah Perahu Sementara Suara Terserah Anda Bung . . . !!).

Demikian pula Sponsor, demi, memperoleh Kucuran dana untuk memuluskan hajat, selain itu demi mendapatkan Secarik kertas dukungan masyarakat, sebagian didapatkan dengan tidak Gratis setidak-tidaknya buat biaya Operasional mengumpulkan tanda tangan warga dan Stampel (Cap) Ormas.

Baca Juga :  Kades Tegal Ombo Tilep Dana BumDes di Duga Untuk Suap Oknum Pegawai Kejari Sukadana

Kendati belum ada Kelak dikemudian hari jaminan untuk menang, disinyalin sudah ada Bakal Calon (Balon) dari jauh hari telah melakukan dugaan “Black Campaign’ (Kampanye Hitam) ” dengan mengangkat berbagai Isue yang menyangkut lawan politik, tentu yang mereka anggap sudah nyata-nyata menyimpan persoalan yang bersifat merugikan masyarakat luas.

Semua sudah tahu dan Mengerti Bahwa tidak ada satupun Manusia didunia Fana ini yang Sempurna demikian halnya Para Kandidat Calon Bupati (Cabub) dan Calon Wakil Bupati (cawabub) tentunya Mereka Masing-masing Memiliki Kelebihan dan Kekurangan, bisa di catat atau sekedar Melihat berbagai informasi kelebihan dan kekurangan mereka.

Namanya Penilaian Sifatnya Subjektif soal Benar Salahnya Terserah Anda Menilai dan Tergantung dari Perspektif dan Sisi Mana Anda Melihat.

Harapan Saya Cuma Satu : Semoga Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Nanti dapat Introspeksi diri, meminimalisasi Kekurangan dan Mengembangkan Kelebihannya.

Diharapkan Pemimpin Mendatang harus Mengetahui Persis persoalan yang ada di Lampung Timur serta Memiliki Mainset dan Terobosan dalam Memajukan Pembangunan, juga harus memiliki keterikatan Emosional dengan daerah yang di Pimpinnya, dan yang lebih penting lagi selain rajin beribadah, pemimpin yang Baik adalah Pemimpin yang Metauladani Cara dan sifat Kepempinan Baginda Nabi Besar Muhammad s.a.w Bersifat : Siddiq, Amana, Tabligh, Fathonah, tidak Melakukan KKN, Penghianatan Terhadap Amanah Rakyat serta bisa di Jadikan ” Good Father (Bapak yang Baik) ” bagi Masyarakat.

Akhir Essai diatas Kembali saya ingatkan Bahwa : Bola itu Bundar,Bola Salju yang Menyerupai Bola Api itu,kini Terus Menggelinding secara liar tanpa ada yang dapat memastikan siapa yang bakal Menjadi Penakluknya.

Selamat Berjuang Kawan . . . !! (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *