Minum Racun : TR Dikenal Baik, Keseharian Kuli Bangunan Dan Mengasuh Kedua Anaknya

Aspirasi Publik BERITA TERKINI Hukum dan Kriminal Kabar Desa KABIRO PENA LAMPUNG LAMPUNG Lampung Timur

PENA LAMPUNG (Lampung Timur) – Kondisi TR (35) warga desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, setelah viral di media sosial berusaha bunuh diri satu keluarga yang telah menewaskan anak bungsunya yang masih berusia 5 tahun saat ini masih mengalami trauma yang mendalam. Minggu (10/01/2021).

Telah diketahui, TR nekat mengajak kedua anaknya yang masih dibawah umur yaitu IM (10) dan HA (5) menenggak racun lantaran permasalahan TR dan istrinya ditambah lagi dengan hutang yang melilit keluarganya.

Menurut warga sekitar, keseharian TR disibukan dengan pekerjaan yang tidak menetap,”orangnya baik, keseharian ya orangnya memang pendiam, kadang ikut kerja bangunan, kalau pas belum ada kerja bangunan, dia ikut kerja cetak bata,”kata Tri tetangga TR

TR juga, masih kata warga sekitar, kesehariannya jika tidak ada kerjaan diluar, dia mencetak bata untuk dipakai bangunan rumah keluarga mereka,”selain ikut kerja nyetak bata, dia juga dirumah nyetak bata sendiri,”sambung Tri

,”kalau pulang kerja ya dirumah ngasuh kedua anaknya, kalau dia lagi kerja kedua anaknya yang ngasuh kakeknya,”lanjut Tri

Setelah Insiden itu, TR saat ini belum bisa diajak komunikasi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar, dirinya hanya tergeletak lemas dalam kamar orang tuanya,”belum bisa diajak ngobrol, mungkin masih trauma,”kata Selamet orang tua TR

Baca Juga :  Gara - Gara Samsung, Dua Pemuda Masuk Tahanan Polsek Sekampung

Masih dikatakan Selamet,”kejadian hari itu dia libur tidak bekerja, karena kawan kerjanya sudah mulai menanam padi disawah jadi hari itu dia dirumah,”lanjut orang tua TR

Menurut keluarga TR sebelum istrinya beranjak keluar negri, ibu yang memiliki dua anak tersebut mengajak mertua perempuannya yang lagi sakit untuk mencari pinjaman uang, namun pasangan hidup pria yang nekat mengajak kedua anaknya minum racun itu tidak tahu kegunaan uang hasil pinjaman tersebut untuk apa.

,”Iya karena banyak hutang, sebelum ibu meninggal (ibu TR, red) istrinya ni ngajak ibu nyari pinjaman uang tapi gak tau uang itu untuk apa, sedangkan TR tidak tau sama sekali, utang banyak tapi gak tau buat apa,”ujar tante TR yang didampingi oleh kakak perempuannya

Sebelum pergi ke luar negeri, Ibu dari dua anak tersebut bekerja sebagai pedagang sayuran keliling didesa, dan selama diluar negri wanita itu belum pernah mengirim uang.

,”pedagang sayur keliling, kalau lagi ngobrol sama tetangga, istri TR selalu bilang kalau dia tidak diberi uang sama suaminya, tapi tetangga tidak percaya dengan omongan itu,”lanjutnya

Sementara itu, kepala dusun setempat ikut turut bela sungkawa atas kejadian tersebut,”sangat sedih lah, keseharian warga saya itu hanya bekerja buruh yang tidak menetap, mungkin salah satu faktor yang membuat nekat seperti itu ya bukan hanya perekonomian, tapi masalah antara TR dan istrinya,”ujar Dedi Kepala dusun desa setempat

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Di RSUD Menggala, Ketua GPH Meminta DPRD Tuba Audit Ulang...

,”ya lingkungan bisa menilai sendiri lah bagaimana cara TR menafkahi dan bertanggung jawab terhadap keluarganya,”tutup Dedi

Hingga saat ini kediaman orang tua TR selalu dikunjungi dari kerabat TR maupun kerabat kedua orangtuanya untuk memberikan support terhadap keluarga besarnya.

Sementara itu, psikologis IM yang masih berusia 10 tahun sudah kembali normal dan bermain dengan teman seusianya.

Sebelumnya, pada tanggal 05 Januari 2021 lingkungan sekitar desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur dibuat geger lantaran percobaan bunuh diri satu keluarga.

Namun naas, tenaga medis sudah berusaha semaksimal mungkin dan tidak bisa menyelamatkan HA (5) lantaran menenggak racun yang diberikan oleh ayahnya, sementara TR (35) dan anak lakinya IM (10) selamat.

Informasi yang beredar, saat ini ibu dari dua anak tersebut sudah pulang dari luar negeri dan tinggal dikediaman orang tuanya didesa Mulyoasri, Kecamatan Bumi Agung, namun hingga saat ini belum mengunjungi suami dan anaknya didesa Hargomulyo. (Eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *