MONEV STBM, AKHIR MARET 2020 MASYARAKAT PRINGSEWU 100% MILIKI JAMBAN SENDIRI

BERITA TERKINI LAMPUNG Pringsewu

PRINGSEWU (PL) – Dalam Rangka Monitoring  Program STBM Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang di Wakili oleh Dinas Kesehatan  mengadakan acara Evaluasi yang diselenggarakan di Hotel Regecy Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, Kamis (26/12).

Diipimpin langsung oleh Asisten satu Andi Wijaya ST. MT, serta didampingi oleh Kadis Kesehatan Purhadi, Kabag Ops Polres Pringsewu AKP Langgeng, dan dihadiri oleh  Dinas Pu diwakili oleh Kabid Cipta karya Amad Syaifudin, Camat se-Kabupaten Pringsewu, Kabid Kesehatan Masyarakat Nuriyanto, KUPT Kesehatan se-Kabupaten Pringsewu,  Paguyuban Jamban Sewu, Pengelolah Bank sampah Jejama Secancanan serta OPD Pemkab Pringsewu.

Dalam arahannya Asisten I Bidang Pemerintahan Andi Wijaya ST. MT mengatakan. dengan adanya Satgas ODF Kabupaten Pringsewu ditingkat pekon dan kecamatan secara serentak  mendeklarasikan ODF pada bulan November sampai Desember tahun 2017 program ini dijalankan dengan penuh komitmen oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan Stakehokder terkait serta seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu yang pantang menyerah berjihad atau jihad sanitasi untuk mencapai target Kabupaten Pringsewu  pada akhir tahun 2019.

Baca Juga :  Balai TNWK Berikan Apresiasi Terhadap Penggiat Pembersih Sampah

“Dengan segala jerih payah Kabupaten Pringsewu menyelesaikan target 100% ODF (Open Defecation free)  pada tahun 2017, dan target kepemilikan jamban untuk tahun 2019 baru mencapai 97% lebih, dan untuk mencapai 100% buruk kerja keras kita bersama mulai dari camat, UPT kesehatan, Kepala Pekon, Stakeholder, unit usaha dan tentunya juga masyarakat dan pencapaian 100% kepemilikan jamban ini sebagai hadiah Ulang Tahun Kabupaten Pringsewu,” tegas Andi.

Baca Juga :  Hj. Winarti Kembali Merealisasikan 25 Program Unggulan Dengan Melakukan Penyerahan Leptop

Sementara itu Kadis Kesehatan Pringsewu Purhadi usai rapat Monev STBM kepada penalampungnews.com mengatakan bahwa pencapaian target kepemilikan jamban  pada tahun 2019 baru mencapai 97% karena adanya beberapa kendala.

” Letak geografis serta perilaku masyarakat yang masih menjadi kendala, dari catatan yang kami miliki masih ada 2500 lebih KK yang belum mempunyai jamban sendiri atau sekitar 2% lebih, dan ini akan kami selesaikan di bulan Maret 2020 sebagai Kado Ultah Kabupaten Pringsewu nanti,” ucap Purhadi optimis. (Novi Antoni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *