Polisi Menemukan Pemalsuan Tanda Tangan Dalam SPJ Dana Desa 2019 Desa Braja Sakti

Aspirasi Publik BERITA TERKINI Hukum dan Kriminal Kabar Desa KABIRO PENA LAMPUNG LAMPUNG Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR (Pena Lampung) – Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan terkait dugaan-dugaan Korupsi Dana Desa tahun 2019 di desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur.

Polisi juga sudah memanggil beberapa saksi, salah satunya pemilik toko material tempat desa Braja Sakti belanja bahan bangunan kebutuhan desa tersebut.

,”Iya saya sudah di panggil, terus kata penyidik nya nanti kalau dibutuhin lagi saya disuruh ke polres lagi,”kata pemilik toko, Kamis (18/02/2021)

Saat dimintai keterangan oleh kepolisian Polres Lampung Timur, Satuan Tindak Pidana Korupsi menemukan pemalsuan tanda tangan dalam Surat Pertanggungjawaban (SPJ) desa Braja Sakti.

,”Memang ada kesalahan, disitu kok ada tanda tangan anakku semua,”ujar pemilik toko yang sering disapa pak haji

,”Waktu itu pak lurah nelfon saya, dia bilang pak haji tolong si heri suruh ke kantor terus nemuin Susi (Bendahara, red),”lanjut nya

Baca Juga :  Masyarakat Desa Sukorahayu Nikmati Sasaran Non Fisik Program TMMD Ke-110

Saat Dikantor desa anak pemilik toko material dimintai oleh kepala desa untuk menandatangani blanko berkas SPJ Dana Desa 2019,”anakku percaya aja Karena memang untuk keperluan desa kan,”urainya

Pada saat menandatangani SPJ Dana Desa 2019, Anak pemilik toko material tidak melihat nota pembelanjaan, yang ditandatangani hanya SPJ nya saja,”dinota kok ada tanda tangan anak saya semua gitu lho,”

Diduga juga, Pihak desa Braja Sakti telah menggelembungkan harga satuan material bahan bangunan berupa semen.

,”Dikantor polisi juga saya jelaskan, pak lurah beli semen harga yang paling murah, sedangkan kalau untuk desa saya kasih diskon kalau gak 5 ratus sampai seribu persaknya,”

Bukan hanya menggelembungkan harga satuan material bahan bangunan berupa semen, Desa Braja Sakti juga diduga telah memark up jumlah pembelanjaan material.

Baca Juga :  Hari Pertama Pleno Di KPU Lampung Timur Menuai Masalah, Suara PAN Berkurang 288 Suara

Harga eceran Semen merah putih 48. 000/sak, semen Dinamic harganya 53.500/sak, sedangkan total pembelanjaan semen desa Braja Sakti tidak sesuai,”total dalam 3 bandle berkas itu hampir 2500 sak, makanya saya jelaskan sama penyidik kemaren itu, 800 sak dalam satu tahun itu sudah banyak, saya tau kok,”cetusnya

Mengetahui hal itu, Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Lampung Timur memberikan apresiasi dan mendukung polres Lampung Timur untuk mengungkap dugaan-dugaan kasus korupsi Dana Desa.

,”Kita beri dukungan untuk pihak kepolisian agar dapat membongkar kasus dugaan korupsi Dana Desa di Braja Sakti pada tahun 2019 lalu, berikan efek jera terhadap oknum oknum kepala desa yang ingin bermain-main dalam pengelolaan anggaran pemerintah, tujuannya agar kepala desa lebih berhati-hati dalam mengelola dana desa,”tegas Jaka ketua bidang Investigasi. (Eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *