Warga Batanghari di Temukan Mengapung Dialiran Sungai Sekampung

BERITA TERKINI KABIRO PENA LAMPUNG LAMPUNG Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR (Pena Lampung) – Warga menemukan mayat laki-laki di saluran Irigasi Way Sekampung tepatnya di depan Minimarket Sekampung Mart (SM) Desa Sumbergede Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Sabtu (20/02/2021).

Diketahui, korban adalah Joko (26) yang beralamatkan di Dusun III Desa Batang Harjo Bedeng 41, Kecamatan Batang Hari.

Mendengar peristiwa itu, kepolisian dari Polsek Sekampung dibantu warga mengevakuasi korban.

Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Sekampung AKP Muliawati menjelaskan,”pada hari Jumat setelah Sholat Jum’at korban berencana mancing bersama Darmansyah (rekan korban, red), tapi teman nya tersebut tidak jadi berangkat bersama korban dan korban bilang mau Ngetan (arah timur, red),”kata Kapolsek Sekampung

Baca Juga :  Deklarasi Pilkada 2020 : Zaiful - Dibyo, Mari Bersatu Padu Membangun Lampung Timur

,”Belum dilakukan Visum et revertum dikarenakan Mayat langsung dibawa oleh Keluarganya ke Rumah Duka di Batang Harjo,”lanjutnya

Setelah sore hari hingga malam belum juga pulang, Keluarga korban dibantu warga mencarinya di seputaran aliran sungai Irigasi Batanghari-Sekampung namun belum juga ketemu.

,”Kemudian pada Hari Sabtu tanggal 20 Februari 2021 sekira Jam 10.00 Wib korban ditemukan hanyut di Saluran Irigasi Way Sekampung lalu dievakuasi oleh Anggota Piket Polsek Sekampung hingga Keluarga korban datang dan menyatakan bahwa benar korban tersebut adalah warga Batang hari yang dilakukan pencarian dari semalam,”tutup Kapolsek Sekampung

Baca Juga :  Wabup Lamtim,Tinjau Warga Yang Terkena Bencana Angin Puting Beliung...

Kemudian langkah-langkah pihak kepolisian mengevakuasi korban, menghubungi tenaga Medis Puskesmas Sekampung, melakukan koordinasi dengan Piket Polsek Batang Hari guna dilakukan Visum et revertum di kediaman Korban di Batang Hari. (Eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *