LAMPUNGTulang Bawang Barat

Diduga Bermasalah Proses Sertifikat Prona Jadi Polemik Warga

Tulang Bawang Barat, – sejumlah

Warga tiuh menggalamas Kecamatan Tuba tengah Tuba barat, mempertanyakan kejelasan terkait pengajuan Sertifikat Prona yang hingga saat ini tak kunjung selesai. Kekesalan warga terkait sertipikat perona yang awalnya bisa diajukan secara gratis tersebut disampaikan oleh sejumlah sumber pada beberapa media di tubaba,Rabu (26/12).

Beberapa warga yang mengaku Kesal serta menuding eks Kepala tiyuh lama belum mengurusi/mengabaikan usulan warga, hal itu karna sudah membayar lunas pembuatan sertifikat prona, kepada aparatur Tiyuh setempat akan tetapi hingga kini, sudah belasan bulan tak kunjung jadi. Kesalnya beberapa warga bukan tanpa alasan,

Pasalnya pembuatan sertifikat prona yang memang seharusnya gratis, akan tetapi masih juga dipungut biaya antara 800 ribu hingga 900 ribuan,
untuk biaya administrasi hingga kini belum juga ada kabar, kapan akan segera dibagikan kepada pemilik nya, belum lagi biaya yang dikeluarkan itu beberapa warga harus berhutang terlebih dahulu kepada para koperasi yang bunganya mencekik leher, yang harus dicicil dengan sistem mingguan.

Sementara kepalo Tiyuh setempat yang menggulirkan program sertifikat prona , saat ini sudah tidak lagi menjabat karena saat pemilihan kepala tiyuh yang digelar serentak oleh pemerintah Kabupaten Tulang bawang barat, (Tubaba), beberapa waktu yang lalu kalah oleh calon lain.

Disampaikan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya saat diminta keterangan senin 24/12 /2018 menjelaskan,
” kami atas nama warga kecewa atas sikap mantan kepalo tiyuh yang selalu berjanji kepada warga terkait serterpikat prona takunjung jadi, sedangkan masarakat telah di pungut uang 900.000 ribu perorang oleh aparat tiyuh melaluwi RT mereka masing-masing dengan berkedok untu pembayaran pembuatan seterpikat prona. “ungkapnya.

Senada disampaikan (Dr) saat dijumpai dikediamannya menyampaikan, ” sangat kesal kepada pengurus seterpikat perona yang memberikan mereka janji-janji saja, kepada pengurus aparatur Tiyuh setempat yang mengurus sertifikat perona jangan hanya bisa berjanji. Tapi tak kunjung jadi.

Tambah nya lagi mereka akan melakukan tindakan demo bila seterpikat mereka tidak kunjung jadi/keluar”kita akan melakukan demo bila mereka tidak dapat meluarkan seterpikat itu dan kami aka ambil jalir hukum”cetusnya, disampaikan sejumlah sumber pada sejumlah media di Tubaba.(Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button