LAMPUNGPesisir Barat

Fasilitas Banyak Rusak Dinas Pariwisata Diduga Tutup Mata

Pesisir Barat – Selama ini selain terkenal dengan sebutan negeri para sai batin dan para ulama , juga terkenal akan destinasi wisata nya , imej bagi para pelancong bahwa, pesisir barat sangat bagus akan pantai nya terbentang dari ujung selatan sampai ujung pesisir utara , takbisa di pungkiri memang pesisir barat dianugerahi oleh indah nya wisata pantai yang begitu mempesona, namunpatut di sayang kan dinas pariwisata seperti nya tidak mempunyai konsep dalam tata kelola nya, seperti acuh tak acuh, padahal pariwisata salah satu andalan bagi pemerintah daerah pesisir barat ini.

Contoh yang sangat mencolok sekali bahkan ada di depan kantor dinas pawriwisata sendiri , beberapa gazebo tempat para pengunjung bersantai sambil menikmati indah nya pantai labuhan jukung, dibiar kan rusak parah atap dari bangunan tersebut telah hancur sudah sekian lama nya, tanpa ada perbaikan sama sekali dari dinas terkait , lokasi dari bangunan tersebut hanya beberapa meter dari kantor dinas pariwisata , sangat mustahil jika dinas terkait sampai tidak mengetahui nya , terkesan seolah olah senghaja dibiarkan begitu saja.

Seperti apa sebenar nya konsep dalam pengembangan pariwisata di bumi para sai batin dan para ulama ini, ini adalah contoh kecil, belum lagi keseluruhan lampu taman yang berada di lokasi wisata tersebut tidak satupun yang berpungsi, semuanya hancur tanpa ada perbaikan sama sekali , lagi lagi semua fasilitas tersebut berada di area wisata yang hanya berjarak beberapa meter dari kantor dinas pariwisata , belum lagi bundaran yang menghadap pintugerbang wisata, beberapa patung merlin terlihat roboh, padahal itu adalah salah satu icont kebanggaan pesisir barat , apakah harus menunggu semua fasilitas hancur lebur dahulu baru di bangun kembali, kabupaten pesisir barat sebagai daerah otonomi baru, seharus nya sedang giat giat nya membangun, baik dalam segala bidang termasuk pariwisata, dinas pariwisata seharus nya mempunyai rencana dan konsep kedepan, bagai mana cara tata kelola nya , serta bagai mana cara agar para pengunjung merasa berkesan , tentu nya dengan peningkatan fasilitas penunjang yang harus di benahi , kalau seperti ini terus fasilitas yang rusak tanpa ada perbaikan, perlu dipertanya kan apakah layak kabupaten pesisir barat ini disebut sebagai destinasi wisata.,

Perlu diketahui hari keluarga nasiomal ( HARGANAS) di pusat kan di pesisir barat ini , seluruh kabupaten / kota se provinsi lampung akan hadir, tentu nya secara tidak langsung mereka akan mengunjungi tempat tempat wisata ,terutama labuhan jukung , apakah dinas terkait tidak menyadari nya, sehingga malas untuk membenahi fasilitas yang ada, imbas nya kepala daerah yang dipersalah kan padahal kinerja bawahan yang merusak nya.,

Salah satu rombongan pengunjung dari oku selatan yang tidak bersedia menyebut kan nama nya , mengata kan kepada penalampungnews, kami sangat heran ini kantor dinas pariwisata tapi , persis di depan kantor ada tempat peristirahatan pengunjung yang rusak berat kok bisa tanpa diketahui , padahal semua nya termasuk yang di ujung depan GSG juga rusak berat , belum lagi lampu taman nya nga ada sama sekali , mengapa tidak ada perbaikan ya ” imbuh pengunjung.

Pertanyaan semacam ini , seharus nya menjadi tamparan keras bagi pihak terkait, dan menjadi cambuk, agar kedepan nya di setiap tempat – tempat wisata harus diperhati kan dan di tata dengan baik oleh dinas terkait, jangan ada lagi kesan bahwa pembangunan apapun di bumi para sai batin ini dianggap mubazir. ( Bukhari. A)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button