LAMPUNGTulang Bawang Barat

Masyarakat Candra Jaya Keluhan Proyek Pelebaran Jalan

Tulang Bawang Barat, – Belasan warga Masyarakat Keluhkan adanya Galian Tanah pelebaran pembangunan jalan yang berada Di Tiyuh Candra Jaya Menuju kelurahan Mulya Asri,   kecamatan Tulang bawang tengah,   kabupaten Tulang bawang Barat (Tubaba), diduga justru dijadikan ajang Bisnis Oknum pekerja proyek,
Keluhan masyarakat Bukan tanpa alasan,   Pasalnya pembangunan pelebaran Ruas badan jalan yang terlebih dahulu harus menggali tanah setinggi kurang lebih 50 Centi. meter justru di jual ke berbagai pihak,   sementara warga sekitar yang membutuhkan Tanah tersebut,  Meski tepat di depan Rumahnya sedang dilakukan penggalian Tanah juga harus bayar terlebih dahulu ke pekerja proyek,
Dijelaskan salah satu tokoh masyarakat (HD), warga candra Jaya  Pada saat dimintai keterangan menjelaskan, minggu 18 /11 /2018,
” Susah juga mas Proyek  ini,  orang kita juga butuh tanah tidak ada kontribusinya sama sekali,  meski didepan rumah sendiri tetap harus bayar 100 ribu padahal tinggal Numpahin aja dari alat Eksapataor,   masa di samain kaya yang bawa mobil Truk sendiri,  belum lagi kalau semua dari  Mereka para pekerja Proyek,  Biaya yang harus kita keluarkan Sebesar 225 ribu, “ungkapnya,
Senada disampaikan Kusno (Kepalou tiyuh Candra Jaya) saat dikonfirmasi menjelaskan,
” Menurut saya kalau warga membutuhkan.  Mbok ya gk usah beli,  karena   sebelumnya  juga warga  setiap kali ada lubang atau kerusakan  jalan mereka kan bergotong royong untuk memperbaikinya,   Kalau kebutuhan kuotanya banyak berpuluh puluh Rit,  bolehlah dijual belikan,  itupun mbok yao Nominal nya jangan terlalu  memberatkan  warga, “pintanya,
Tambah Kusno (Kepalou tiyuh),
”  ini kan kepentingan umum bukan kepentingan pribadi,  dan merekapun sudah dibayar oleh perusahaan,  kalaupun harus bayar mbok yao bahasan untuk uang rokok lah operator,   kasian juga para Warga Masyarakat yang membutuhkan, ” ucapnya, (Tim/Alba )
Klik Gambar

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button