LAMPUNGLampung Timur

Penerima Rasta Belum Pernah di musyawarahkan Terkait Penarikan 14ribu/KK Didesa Sumur Kucing. 

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

PASIR SAKTI|Kepala Desa Sumur kucing, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur yang telah di ketahui statusnya adalah seorang PNS ini, membantah tentang adanya pungutan Rastra terhadap masyarakatnya yang sebesar 14 Ribu/KK, dana yang sebesar 14 ribu itu melainkan untuk santunan dan bersih desa.

Saat di konfirmasi, Suroso kades desa sumur kucing di kediamannya menjelaskan,”rastra itu seperak pun tidak ada Pungutan, kami melaksanakan tugas sesuai dengan intruksi arahan dari atasan, rastra di bagikan pada yang berhak sejumlah 645 penerima manfaat, tidak ada Pungutan seperak pun ini kami laksanakan, dan kemudian Pihak-pihak yang mendengar ada Pungutan 14 ribu itu tidak benar,,”tegasnya pada selasa (03/04/2018)

Namun anehnya, pernyataan kepala desa dan masyarakat penerima Rastra bertolak belakang, seperti yang sudah di beritakan sebelumnya bahwa menurut masyarakat pungutan tersebut tidak pernah di musyawarahkan terlebih dahulu dan pungutan itu bukan kemauan masyarakat, pada saat beras Rastra di bagikan pada saat itu juga warga penerima Rastra di pungut sebesar 14 ribu.

Masih menurut Suroso,”yang benar bahwa tokoh-tokoh ulama, masyarakat karena di tahun sebelumnya itu di sumur kucing ada iuran infak untuk santunan yatim piatu dan bersih desa, kalau tahun sebelumnya di barengkan dengan Pungutan raskin, sekarang karena tidak ada Pungutan, maka masyarakat ini meminta bagaimana caranya supaya santunan, bersih desa setiap tahun berjalan,”jelasnya

Suroso menambahkan,”nah,,, kami atas nama kepala desa memberikan ruang dan kesempatan kalau masyarakat menghendaki ya monggo, silakan musyawarahkan, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan sebagainya, BPD, pamong kami atas nama pemerintah desa mengawal apapun kalau itu menjadi kesepakatan, kami menyetujui,”terang mantan sekdes Sumur kucing itu (Eri)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button