BERITA TERKINIHukum dan KriminalLAMPUNGLampung UtaraPolitik

Ada Dugaan KKN di Kabag Umum Pemkab Lampung Utara

LAMPUNG UTARA (Pena Lampung) – Kabag Umum Herwan, sebagai penangung jawab anggaran mengkoordinir pelaksanaan urusan tata usaha hukum dan tata laksana, kesekretariatan/keprotokolan serta mengkoordinir pelaksanaan urusan rumah tangga, terindikasi banyak dugaan KKN yang mana besar dugaan di tahun 2019 terjadi di bagian Kabag umum, kamis 14/11/2019.

pasalnya, banyak yang dinaungi oleh bagian Kabag umum, besar dugaan terdapat celah untuk Mar up anggaran setiap kegiatan rapat serta kegiatan lain nya, yang berada di ruang lingkup pemerintahan daerah (Pemda) kabupaten Lampung Utara, semua ada anggaran yang Mengkoordinir bagian Kabag Umum.

Salah satu narasumber yang enggan dipublikasikan namanya menjelaskan kepada media penalampung”yang jaga malam di Pemda itu hanya satu orang, tadinya dua orang yang satu telah berhenti, akan tetapi gaji nya masih keluar 2 orang sedangkan yang jaga aktif itu hanya satu orang. “dikemanakan gaji yang 1 orang yang telah berhenti, ini fakta saya lihat sendiri gaji itu keluar dua orang, dan uang untuk rehab taman ataupun pengecetan, itu tidak transparan, saya paham tentang anggaran itu mas, pekerjaan tidak sesuai dengan plafon anggaran yang cukup besar, ujarnya.

Setahu saya petugas kebersihan pada tahun 2018 itu ada 7 orang mas, akan tetapi 2 orang mengundurkan diri ataupun berhenti. “Sekarang tahun 2019 tinggal 5 orang untuk petugas kebersihan bagian dalam, Andi, April, Andre, Udin dan Hendra, itu yang masih aktif, dugaan saya gaji dua orang yang telah berhenti ini masih mengucur mas.

iya menambahkan, kebersihan bagian taman itu beda lagi orangnya, jumlah mereka ada 6 orang, jika tidak salah sudah ada yang meninggal dunia mas, jadi harapan saya ini diangkat di pemberitaan agar semua jelas dan transparan, tutup nya.

Saat kami konfirmasi kepada salah satu petugas kebersihan, iya bang kami semua yang bekerja membersihkan bagian dalam semua ada 5 orang, tadinya kami 7 orang, tapi tahun kemarin 2 orang berhenti karena gajinya masih macet-macet bang, alhamdulillah tahun ini sudah lancar, beber nya.

Bagian taman beda orang lagi bang, seingat saya bagian taman itu ada 6 orang, mereka pula telah bagi wilayah masing-masing, pungkas nya.

Sampai berita ini ditayangkan Herwan selaku Kabag Umum, belum bisa dikonfirmasi di ruang kerjanya. (usni)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button