BERITA TERKINILAMPUNGTulang Bawang

ADD Dan GSMK,Penawar Baru Fokus infrastruktur.

Pembangunan Ruas Jalan Kampung Penawar Baru
Tulang bawang – melalui kucuran anggaran dana desa (ADD) dan program gerakan serentak membangun kampung ( GSMK ) tahun 2017, pemerintah desa penawar baru kecamatan gedung aji kabupaten tulang bawang, membangun jalan underlagh sepanjang 1900 meter, 12 titik gorong – gorong, dan kantor kampung ukuran 6 meter x 9 meter.
28/05.
Kepala desa penawar baru ” sukirman “, saat di temui di balai kampung setempat menjelaskan, untuk tahun 2017 ini desa penawar baru mendapatkan anggaran dana desa (ADD) dan program pemeritah daerah, gerakan serentak membangun kampung (GSMK) dan dana tersebut dialokasikan untuk membangun kampung penawar baru, ujar nya
Pak timbul drihono sebagai juru tulis dibalai kampung penawar baru.
Ditanbahkan ” Timbul drihono ” selaku juru tulis kampung penawar baru, pembangunan tahap pertama desa penawar baru, telah mulai membangun jalan onderlagh sepanjang 1900 meter dengan lebar 3 meter, 12 titik gorong – gorong, di dusun 1. 2. 3. 4. dan kantor kampung dengan ukuran 6 meter x 9 meter.
Diterangkan, desa penawar baru pada pencairan ADD dan GSMK tahap pertama di fokuskan untut pembangunan kantor kampung, gorong – gorong, dan jalan onderlagh, sampai sekarang masyarakat masih sangat mengharapkan pembangunan di desa penawar baru bisa dilanjutkan, karena masih banyak jalan yang belum di bangun,” terangnya.
 
Melalui ADD dan GSMK ini kita bisa mewujudkan keinginan masyarakat desa penawar baru dan mudah – mudahan dengan kita bangun jalan ini dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran masyarakat untuk berkendara di jalan tersebut agar mudah untuk keluar masuk hasil pertanian masyarakat,” lanjutnya
Disebutkan jika masyarakat desa penawar baru mempunyai rasa kebersamaan yang kuat, hal tersebut  terlihat dari kegiatan gotong royong yang di laksanakan, ” saya sendiri mendapat sambutan baik dari warga bahkan dengan senang hati serta modal dari swadaya masyakat dan dikerjakan langsung secara gotong – royong bersama sama akhirnya kita bisa membangun desa ini,” ungkapnya.
(sahdan / derp)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button