BERITA TERKINILAMPUNGTanggamus

Akhir Tahun ADP Tak Kunjung Cair,Kadus Sukaagung Resah…

[su_animate type=”bounceInDown” delay=”6″]Penalampungnews.com.|[/su_animate]

Tanggamus-Aktifitas di kantor Pekon Sukaagung Kecamatan Bulok Kabapaten Tanggamus tidak seperti biasanya, berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang mana kantor Pekon yang selalu terbuka dan ada aktifitas dari Aparatnya, namun sudah ada satu Minggu lebih kantor Pekon Sukaagung tertutup dan tidak ada satupun Aparatnya berada dikantor pekon.

Dikeluhkan salah satu warga masyarakat pekon yang akan mengurus sesuatu di kantor Pekon merasa bertanya-tanya dan sudah berulang kali datang ke kantor Pekon tak kunjung ada aktifitas dari Aparatnya, hal tersebut membuat pelayanan terhadap masyarakat yang akan mengurus sesuatu terhambat.

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa aktifitas di kantor Pekon sudah ada seminggu tidak ada dan tidak pernah dibuka, bahkan kunci kantor yang sebelumnya di simpan sama salah satu perangkat pekon di ambil alih oleh Kepala Pekon Desmi.

“Heran saja saya mas kantor Pekon sebagai pusat pelayanan terhadap masyarakat malah sekarang tidak ada aktifitas dengan pintu yang tertutup rapat. bahkan informasi yang saya dengan dari kepala suku (Kadus), untuk saat ini aparat pekonnya tidak diperbolehkan oleh kepala pekon untuk mengantor” jelasnya.

Hal senada diungkapkan oleh salah satu Kepala Suku (Kadus)  Sukaagung yang juga enggan disebut namanya, memang benar adanya seperti yang terjadi saat ini bahwa memang sudah ada seminggu kantor Pekon tidak pernah dibuka dan tidak ada aktifitas dari Aparatnya, sebelumnya memang kunci kantor Pekon dipegang oleh perangkat pekon itu sendiri, namun kunci kantor Pekon saat ini sudah diminta oleh kepala pekon dengan alasan tidak pasti.

” Beberapa waktu lalu Kakon Sukaagung berjanji mau mengumpulkan Para Kadus dan kaur terkait dengan siltap, tetapi sampai hari ini belum juga berjalan dan belum ada kejelasan bahkan s Minggu lalu kepala pekon memerintahkan untuk menutup sementara kantor pekon tanpa ada pemberitahuan yang jelas, kami hanya bisa menunggu kapan siltap sebagai hak kami sebagai Kadus dibayarkan,” pungkasnya.

Dalam hal lain diungkapkan ada permasalahan yang mengganjal semua kepala suku (Kadus), sampai saat ini mereka keluhkan soal pembayaran Siltap atau honor yang belum dikeluarkan oleh pihak pemerintah Pekon atau kepala pekon Sukaagung, bahkan hanya diberi pinjaman dari Kepala Pekon melalui Sekdesnya sebesar Rp.500.000,- perorang kepala suku, siltap yang diterima oleh semua kepala suku dalam kurun satu tahun dua kali termin hanya menerima Rp.6.000.000,-, alasannya kenapa Siltap belum juga dikeluarkan pemerintah Pekon tidak memberikan penjelasan terhadap semua kaur dan kadusnya.

“Sampai saat ini Siltap kami pada termin akhir belum juga dikeluarkan oleh pemerintah Pekon, kami hanya diberikan pinjaman oleh kepala pekon”ungkap salah satu Kepala suku.

Sementara itu sekretaris pekon Sukaagung Darius saat ditemui dikediamanya, Senin (4/12) mengakui aktifitas di balai pekon Sukaagung sudah seminggu berhenti atas perintah Kakon.

“Soal ditutupnya balai pekon tidak mengganggu pelayanan terhadap masyarakat, karena pelayanan terhadap masyarakat bisa dilakukan dirumah, 1x 24 jam dirumah ini saya melayani apa yang menjadi kebutuhan warga kalau tidak percaya tanyakan langsung kepada warga sukaagung, untuk jelasnya tanyakan langsung kepada Kakon,” pintanya.

Persoalan tentang Siltap perangkat pekon yang belum dibayarkan dijelaskan oleh Darius bahwa sampai saat ini Alokasi Dana Pekon (ADP) belum ada kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus kapan bisa di kucurkan,maka dari itu atas perintah kepala pekon untuk memberikan pinjaman kepada semua perangkat pekon.

“Siltap belum bisa dikeluarkan kendalanya ada pada Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang sampai saat ini ADP belum bisa dicairkan mas yang kemudian membuat para kadus dan kaur resah,”jelasnya Darius.

Sayangnya kepala pekon Sukaagung saat hendak dikonfirmasi oleh media ini, Kakon tersebut sedang tidak ada ditempat .

(NA)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button