BERITA TERKINITulang Bawang Barat

APBD Tahun 2018, Dipisit ??

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″ inline=”yes”][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Panaragan_Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Tahun Anggaran 2018 rernyata mengalami defisit Rp20,76 miliar.
Hal tersebut terungkap pada Rapat Paripurna Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD tahun 2018 yang dilaksanakan bertempat di Aula Gedung DPRD, Selasa ,25 juni/2019. LPj APBD ini telah diaudit oleh Badan Pemeriksaan Keuangan serta telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Bupati Hi. Umar Ahmad, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Fauzi Hasan, SE, MM menjelaskan bahwa Pendapatan Daerah pada APBD 2018 sebesar Rp946,197 miliar, sementara , sedangkan belanja daerah adalah sebesar Rp966,957 miliar, dengan demikian APBD mengalami
Defisit sebesar Rp20,76 miliar. Namun di sisi pembiayaan daerah mengalami surplus Rp42,282 miliar, yang bersumber dari penerimaan pembiayaan, sedangkan Pengeluaran Pembiayaan Rp0,00 (Nol Rupiah).

Dalam kesempatan penyampaian LPj tersebut, Fauzi Hasan juga menyampaikan kondisi Neraca per 31 Desember 2018. Yakni Jumlah Aset saat itu Rp1,959 trilyun, Jumlah Kewajiban Rp86,743 miliar, dan Jumlah Ekuitas Dana Rp1,872 trilyun. Sedangkan dari sisi Laporan Arus Kas per 31 Desember 2018 terdiri dari Saldo Kas Awal Rp27,158 miliar, Arus Kas dari Aktivitas Operasi Rp360,354 miliar, Arus Kas dari Aktivitas Investasi Aset Non-Keuangan Rp381,114 miliar, Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan Rp19,554 miliar, sementara Arus Kas dari Aktivitas Investasi Aset Non-Anggaran mengalami minus Rp462,235 juta.” Saldo Kas Akhir per 31 Desember 2018 sebesar Rp25,490 miliar,”ujar dia.

Wabup Fauzi Hasan juga menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik atas berbagai hasil pemeriksaan dan pembahasan yang telah dilaksanakan oleh BPK dan DPRD setempat,.
menurutnya hal itu tentunya dimaksudkan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang makin transparan dan akuntabel.

Dia juga menyebutkan bahwa ,Pemkab juga telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan guna menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang diberikan oleh BPK maupun DPRD, sebagai sebuah wujud nyata komitmen untuk memperbaiki kinerja pengelolaan keuangan daerah.”Dan pada hari ini, kamipun berharap kiranya DPRD berkenan untuk melakukan evaluasi yang lebih mendalam atas LPj APBD Tubaba Tahun Anggaran 2018, yang tentunya hal ini akan menjadi bagian yang sangat penting dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan APBD untuk memajukan hal masyarakat dan daerah,”harapnya.(Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button