BERITA TERKINILAMPUNGPesawaran

Delapan Desa Di Kecamatan Punduh Pidada Tidak Terjangkau Sinyal Celluler

[su_animate][su_label type=”success”]Penalampungnews.com | Penulis Terpercaya[/su_label][/su_animate]

Pesawaran_Diantara satu kecamatan punduh pidada 8 desa dari 11 kelurahan di Kabupaten pesawaran hingga saat ini belum terjangkau sinyal Celluler. Sewalaupun ada, hanya bisa diperoleh di beberapa titik lokasi dengan daya sinyal Celluler tibul tanggelam atau tidak stabil.Kamis(23/8/2018).

Seiring perkembangan zaman, masyarakat di desa RUSABA belum terjangkau sinyal Celluler, Dan itu pun banyak yang sudah memiliki dan mengandalkan telepon Celluler untuk komunikasi jarak jauh, telepon Celluler Guna untuk kepentingan komunikasi sebagian besar sudah menggunakan perangkat atau aplikasi yang sangat butuh dukungan sinyal Celluler 3G atau 4G LTE.

 

“Kepala Desa Rusaba, menjelaskan Diantara satu kecamatan ada baberapa kelurahan diantara 11 kelurahan dari 11 kelurahan ada 8 desa tidak tersentuh jaringan sinyal Celluler adapun desa yang membutuhkan diantanya, menyebutkan, belasan desa tersebut terdata sementara tersebar di sembilan wilayah satu kecamatan. “Di antaranya di wilayah Kecamatan Desa Rusaba, Kota jawa, Batu Raja, dan Karangkancana, Sukamaju, Pagar Jaya, dan Pulau Legundi”. Terang BAHRUDIN

 

“Atas Menyikapi hal itu, ketua KWRI kab pesawaran Jamaudin mengatakan seharusnya “kepala Dinas Diskominfo Dan dinas terkait di Kabupaten Pesawaran pada memang harus jeli dalam mengambil keputusan dan memang mungkin sudah atau pun belum mengajukan proposal untuk desa tertinggal diantara, Desa RUSABA dan kepada sejumlah penyedia tower Base Transceiver Station (BTS) agar segera membangun menara pemancar sinyal Celluler (ponsel) agar dapat di menikmati masyarakat desa yang masih membutuhkan jaringan sinyal Celluler. Ungkap nya

 

Dan untuk sementara ini, belum ada perusahaan penyedia tower BTS mengajukan permohonan izin pendirian menara telekomunikasi pendukung jangkauan sinyal ke desa, sebagaimana diajukan di masing – masing kelurahan.

 

“Pada prinsipnya beberapa pihak penyedia tower operator Celluler bersama yang sudah kami hubungi, Namun, Pengajukan proposal mendirikan tower sudah pernah di ajukan Dan kepastian operator-operator seluler yang mau menyewa dan menggunakannya belum begitu jawab pasti,” kata Bahrudin

 

Terkait hal itu warga desa RUSABA menyebutkan, di Kabupaten Pesawaran yang belum tersentuh untuk di bangunkan menara telekomunikasi yang di ajukan dinas kominfo kabupaten mungkin.ucap warga

 

Pasalnya menara BTS Yang di maksud belum pernah meng-krocek apa mau dibangun atau tidak, tanpa didahului kepastian pemeriksanan lahan atau titik sinyal, kalo pun ada operator Celluler siap menggunakannya, dan Bukti nya saja tak ada satu pun operator seluler melihat titik sinyal yang di anggap Bagus untuk di pasang pemancar sinyal atau tower di desa kami. Tambah warga lagi.

 

Jika tidak ada penyedia tower BTS Celluler bersedia membangun baru sinyal Celluler di desa kami yang sulit sinyal itu, maka kami selaku warga desa berharap Diskominfo Pesawaran untuk bisa mengajukan Pembangunan Menara atau BTS supaya dapat menambah kepastian atas permintaan kami masyarakat dan juga memperluas daya pemancar Sinyal ke berbagai pelosok Desa yang lebih ketertinggalan.

 

“Dan kami berharap kepada Dinas kominfo kabupaten pesawaran di tahun 2018 ini agar bisa mengkro-cek serta mengkabul atas permintaan kami masyarakat desa RUSABA yang sangat membutuhkan untuk berbagi infomasi dari desa ke desa lainnya, dan juga di tahun kedepan sudah menggukan berbagai hal Penggunaan seperti pelaporan SPJ Anggaran dana Desa Atau sekolahan sudah menggunakan berbasis komputer”

 

Membangunkan sebuah jaringan sinyal Celluler ( BTS ) atas pertimbangan pamerintah terkait, dan perusahaan Berbagai jenis Komonikasi supaya bisa mengabulkan permintaan kami masyarakat kecamatan punduh pidada khusus nya desa RUSABA.

 

Membangun di daerah Desa tertinggal maka “artinya” kepedulian pamerintah kabupaten pesawaran kepada desa RUSABA sangat jelas bisa di banggakan diantaranya Desa RUSABA kebutuhan sinyal Celluler sangat Begitu dibutuhkan.

Penulis/Reporter : Zahrial

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button