BERITA TERKINILAMPUNGLampung Timur

Di Duga RKB di SD N 1 Sumber Jaya di Jadikan Ajang Korupsi, Bisnis, dan Mencari keuntungan…

Penalampungnews.com_Lampung Timur –

Entah apa yang di lakukan oleh oknum kepala sekolah SD N 1 Sumberjaya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, entah dia pura-pura tidak tahu atau malah yang penting saya dapat untung dan bangunan nya ada jelas aman, dari RAP dan juknis pembangunan RKB (Ruang Kelas Baru) tahun 2017 dengan nilai Anggaran 159 juta, kepala sekolah tidak tahu sama sekali, dengan berdalih semua pembangunan sudah di serahkan oleh pihak konsultan dan Komite sekolah, tetapi kepala sekolah sudah memastikan pembangunannya sudah sesuai RAP dan juknis.

Saat di wawancarai  Rabu, (27/09) mengenai RKB di SD yang di kepalai olehnya, di kediaman nya, Margono selaku Kepala Sekolah menjelaskan,”saya gak liat itunya (juknis dan RAP, red) karena itu nya di bawa sama Konsultan dan tukang, Konsultan pengawasnya namanya Sukam dari Sekampung, bangunan itu yang mengelola sekolah dari pihak komite, kepala sekolah hanya mengetahui, kepala sekolah gak tanda tangan di situ gak, yang saya liat itu pakai besi berdiameter 9, ya pokoknya sudah sesuai Juknis, saya gak melihat secara detail, karena begitu ada gambar dari konsultan pengawas saya serahkan ke komite terus di bawa sama tukang, gak ada yang pakai besi 12 semuanya pakai besi 9 juknis nya, untuk yang tahun kemaren ada besi 12, pembangunan sekarang sudah 100% berikut mobilier nya sudah ada,”terangnya

Dari Dinas pendidikan melalui Kasi SARPRAS (Sarana dan prasarana) yang seharusnya ikut memantau bangunan RKB yang anggaran nya 159 juta tersebut di karenakan sebelum SD itu mendapatkan RKB bagian Sarpras lah yang merencanakan bangunan tersebut seolah-olah tutup mata tutup telinga, dan lebih parahnya lagi dari Dinas terkait yang dimana bangunan nya sudah selesai 100% berikut mobilier nya sudah terisi, belum ada tinjauan sama sekali ke lokasi pembangunan SD N1 Sumber Jaya oleh dinas terkait.

,”yang mengukur dari waktu pondasi ya pak Sukam itu (Konsultan, red) yang dari Dinas belum ada, mulai nya kan tanggal 18/08/2017 tapi 90 hari nya kapan itu, tapi sekarang sudah selesai sudah ada yang ngutangin material dan lain sebagainya, dari Dinas belum ada yang turun, turunnya gak tau nanti, karena ini progres 70% belum laporan karena di bentuk pengawas dulu baru laporan, yang laporan semuanya konsultan pengawas, ini kan belum serah terima karena seharusnya selesai nya kan 90 hari yaitu tanggal 18/10/2017, ini kan sudah selesai tanggal 24/09/2017 cuma karena nunggu termin ke 3,”ungkap Margono

Dan di duga dengan adanya bantuan RKB di sekolah tersebut di jadikan ajang bisnis untuk memperoleh keuntungan dan memperkaya diri sendiri oleh para pejabat pendidikan di Kecamatan Waway Karya, pasalnya dari rangka baja, kepala sekolah SD N1 sumber Jaya yang mengarahkan untuk pembelian rangka baja yaitu oleh Kepala UPTD kecamatan itu sendiri dengan harga 165 ribu per meter, dan yang lebih miris nya lagi, bangunan sudah selesai 100% tetapi SPJnya belum selesai.

Masih kata margono,”beli rangka bajanya lewat UPTD karena saya gak tau itu dari CV mana, karena saya di panggil sama UPTD nya ini ada rangka baja silahkan nego, dah akhirnya harga rangka baja deal 165 ribu per meter, garansi nya belum di kasih nanti setelah pelunasan, dan garansi nya 15 tahun, saya gak tau belanja rangka baja nya dimana dari CV apa saya gak tau, saya gak kenal, cuma datang terus ngedrop itu (rangka baja, red), “ungkapnya

,” SPJnya belum selesai, gimana mau selesai orang itu nunggu (pencairan termin ke 3, red) yang 100% kan bangunan nya duitnya masih utang dari toko, tetapi administrasi nya baru 75% dan semua itu yang tau komite, pokoknya Semuanya saya serahkan ke komite, belanjanya dimana saya gak tau, keuangan belanja sama komite semua,”tambahnya (Eri)

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button