BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

Diduga Asal Jadi,DPRD Meminta Dinas PU Provinsi Tinjau Pembangunan Rigid Beton Di Pringsewu…

kegiatan Pembangunan Jalan Ruas Kalirejo – Pringsewu yang diduga asal jadi…

[su_animate type=”bounceInDown” delay=”6″]Penalampungnews.com.|[/su_animate]

Pringsewu-Warga pekon Waringin Sari Timur keluhkan pengerjaan Konstruksi Rigid beton dari Dinas PU Provinsi Lampung pada kegiatan Pembangunan Jalan Ruas Kalirejo – Pringsewu  yang berlokasi disepanjang pekon waringin sari barat sampai dengan Pekon Bandung baru Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu yang tidak kunjung selesai dalam pengerjaannya.

Pasalnya jalan sepanjang 750 meter tersebut selain sudah banyak yang rusak juga pengerjaannya sampai saat ini belum selesai, Banyaknya keluhan masyarakat tersebut direspon oleh anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Komisin 1 dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maulana M Lahudin, yang melakukan peninjauan langsung kelokasi pembangunan bersama-sama dengan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut Solihin salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa masyarakat mempertanyakan atas pengerjaan jalan tersebut dari sisi mutu kualitasnya, bahkan merasa sangat kecewa dengan hasil dari pekerjaan tersebut yang mana bisa disaksikan sendiri dilapangan bentuk fisik dari rigid sudah terlihat mengelupas dan berantakan tidak karuan, Dan dari waktu pengerjaan yang tidak juga usai sehingga menyebabkan kemacetan setiap harinya.

“Kami sangat kecewa dengan hasil dari pekerjaan ini,dimana pelaksanaan pekerjaannya sampai sekarang tidak kunjung usai, juga membuat kemacetan tiap hari di sepanjang jalan ini”ungkapnya Solihin.

Anggota DPRD Pringsewu Maulana M Lahudin  mengatakan sebagai mewakili masyarakat meminta kepada Gubernur Lampung agar segera memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Bina Marga Provinsi Lampung untuk melakukan peninjauan langsung atas pembangunan tersebut, juga meminta itikad baik baik dari pihak Kontraktor sebagai pelaksana  kegiatan agar dapat segera menyelesaikan pengerjaan jalan tersebut mengingat Waktu kontrak maksimal 20 Desember 2017 sudah selesai.

“Kami DPRD Pringsewu meminta kepada Gubernur Lampung untuk  memerintahkan Dinas PU Provinsi agar segera untuk mengecek langsung dilapangan, Jangan sampai ada kegagalan dalam pengerjaan proyek jalan tersebut, dan apabila pihak Kontraktor tidak beritikad baik kami merekomendasikan di blaklis, karna selain mutu kualitas yang tidak sesuai, juga dilapangan tidak tampak Plang proyek, sudah jelas ini salah satu pelanggaran yang dilakukan dari pihak kontraktor”ungkapnya Maulana.(NA)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button