BERITA TERKINIHukum dan KriminalLAMPUNGTulang Bawang

Dinas BPMPK Tahun 2017 Menjadi Sarang Korupsi

 

Penalampungnews.com
Tulang Bawang – Andika DPP Ormas Forum Rakyat  Tulang Bawang (FORTUBA) menuding  Dinas BPMPK Menjadi Sarang Korupsi, Sebab Berkedok Jualan Buku Yang Harganya Lumayan Tinggi, 2 Buka Rp. 2500.000. Ribu, Buku Model Apa Yang Harganya Mencapai Rp.2500.000. Cuma 2 Buah Buku, Waw Terlebih Lagi Yang Memungut Atau Yang Mengondisikan Kampung Adalah, Salah Satu Oknum Honorer Di Dinas Bpmpk, Yang Membuat Resah Kepala Kampung, Dengan Adanya Penarikan Uang Beli Buku Sebesar Rp. 2500.000. Ribu Rupiah, Per satu Kampung, Jangan – Jangan Ini Seluruh Kampung Yang Di Pungut, Beli Buku, Dan Tidak Mungkin Anak Honorer Mau Melangkah Sejauh itu Kalo Tidak Ada Oknum Yang Lebih Tinggi Di Atasnya, Dan Gak Akan Berani Kalo Gak Ada Yang perintah Diaq. Ujar Andika.

Menurut Keterangan Dari “Rhn” Sekdes Kampung Batang Hari, kecamatan Rawa Pitu, Menjelaskan Bahwa Kampung Diwajibkan, Pengadaan Beli Buku, Yaitu 2 Buku Seharga Rp. 2500.000. Ribu Rupiah, Itu Program Dari Bpmpk.
Maka Kami Bayar Ke Bpmpk, Melalui “Erm” Salah satu Pegawai Bpmpk.
Kalo Pagu Anggaran Awal Rp5500.000. ribu gak tau Kenapa berubah menjadi Rp2500.000.ribu
Satu kecamatan Rawa Pitu Semua Sama di Tarik Rp2500.000. Ribu Gak tau sisanya mau di apain.

Bukan Kampung Dari Kec. Rawa Pitu Saja Yang Di Tarik, Tapi kampung sido mekar “Pj. Wn”, Dari kecamatan gedung aji baru, Menjelaskan Bahwa Benar Mereka Juga Membeli Buku Ke Bpmpk Sebesar, Rp. 2500.000. Ribu, Langsung Saya Bayar Lunas.

Setelah Kami Media Online Pena lampung news Dan Ormas Fortuba, Mendapatkan Informasi Dari Beberapa Kampung Dari Beberapa Kecamatan, Di Tulang Bawang, Kami Pun Langsung, Konfirmasi Ke Dinas Bpmpk.

Di Ruangannya “Hamami Ria” Kadis Bpmpk, Menjelaskan Bahwa Kami Bpmpk, Tidak Pernah Jual Buku Selain Buku Abdesi, Itu Pun Harganya Hanya Rp. 560.000. Ribu Rupiah, Tidak Sampai Rp. 2500.000. Ribu, Dan Saya Tidak Pernah perintah, Pegawai Saya Untuk Menjual Buku, Apalagi Sampai Rp. 2500.000. Ribu Rupiah.
Saya Sempat Liat Pada Saat, Salah Satu Pj.Kepala Kampung Ke Bpmpk Menyerahkan Uang, Rp. 2500.000. ke Erm, Di Depan Mata kepala Saya, Saya Kira Uang Beli Buku Apdesi. Ujar Hamami Ria.

Kasi Bpmpk, “Bani” Di Tempat Yang Sama ia Menjelaskan, Ya Di APBKM Ada Anggarannya Untuk Beli Buku, Dan saya Juga Sudah Tau Dari Setap Yang lain, Dia Laporan Ke Saya, Bahwa Si Erm Itu Jual Buku Ke Kampung, Dan Saya langsung Nanya Ke Erm Atas Perintah Siapa.?? Kamu Jual Buku, Kamu Tau Kapasitas Kamu Di Sini Anak Honorer TKS, Yang PNS Aja Gak Berani Berbuat Seperti itu, Karna Ini Bawa Nama Bpmpk. Ukapan Si Bani.

Di Ruangan Yang Berbeda Pegawai Honorer Bpmpk yang Menarik Uang Buku kekampung Berinisial “Erm” Saat Di Konfirmasi, “Atas Perintah Siapa.?? Kamu Jual Buku, Dan Kadis Atau Kasi Tau Tidak Kalo Kamu Jual Buku Kekampung???
Tidak Ada yang Perintah Saya, Dan Mereka Tidak Tau.

“Dia Tidak Mengakui Bahwa Dia Yang Menarik Uang Kekampung Untuk Membeli Buku, Tapi Kampung Meminta Saya Untuk Membeli Buku.
Benar Uang Yang Di Setorkan Mereka Ke Saya Ada yang Rp. 1.000.000. Rupiah, Sampai Dengan Rp. 2500.000. Ribu, Tapi Kampung Yang Memintanya Untuk Membeli Buku, Serta Dia Hanya Mengakui Hanya 7 Kampung Dari 3 Kecamatan, 1. Kec. Gedung Aji Baru, 2. Kec. Penawar Tama,  3. Kec, Rawa Pitu, yang Ia Tarik.

Andika Ketua Ormas Fortuba Besok Akan Masukan Laporan Tersebut Ke Bupati Hj. Winarti SE. MH. Dan Wakil Bupati Hendriwansyah, Sertar Sekda, Dan Inspektorat.
Saya Andika Fortuba Berharap, Kepada Bupati Dan Wakil Bupati, Agar Oknum Dapat Di Tindak Tegas, Agar Kedepannya Tidak Ada Lagi Oknum yang Nakal, Atau Berani Berbuat Seperti ini.
Dan Harus Ditarik Benang Merahnya Biar Tahu Siapa Saja Yang Di Balik Ini Semua.
Lampiran Laporan tersebut, Berupa Video Dan Rekaman Suara, Dari Narasumber Kampung Dan Dinas Bpmpk Terkait.

(TIM)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button