BERITA TERKINICitizenLAMPUNGTulang Bawang Barat

Pemberitaan Islamic Center Yang Diduga Dijadikan Tempat Berpacaran ,Serentak Menjadi Viral Disosmed.

Penalampungnews. Com

Tubaba-Setelah beberapa hari yang lalu islamic center tempat Rumah Allah,SWT menjadi viral di sosial media,sebagaimana yang diberitakan oleh salah satu media online,rumah allah tersebut diduga dijadikan tempat berpacaran muda-mudi yang berkunjung.
Serentak Oknum-oknum yang diduga mendapatkan penghasilan dari pengunjung islamic center, memebela kebenaran dalam komentar dimedia Sosial Facebook. 12/5

Beredarnya pemberitaan yang mengacu pada Pembenahan dalam mengatur kebebasan para pengunjung keislamic center atau rumah allah,SWT ditubabar, menimbulkan pertanyaan bagi kalangan-kalangan oknum yang tidak menerima adanya pemberitaan tersebut.

Selain oknum-oknum yang tidak terima adanya pemberitaan tersebut, terlihat masih banyak juga pengguna sosial media Facebook membenarkan adanya kebebasan pengunjung muda-mudi diislamic center rumah allah, swt tersebut.

Seperti yang dikatakan salah satu pengguna sosial media Facebook yang enggan disebutkan namanya menyayangkan adanya pembelaan keras dari oknum-oknum, “melihat komentar-komentar dari sosial media facebook terkait pemberitaan dugaan islamic center yang dijadikan tempat berpacaran, serentak oknum-oknum membela kebenaran dalam sosial media tersebut.
Seharusnya kita jaga nama baik tempat rumah allah swt tersebut,jangan hanya memanpaatkan penghasilan dari pengunjung saja, “ungkapnya.

Lebih lagi, “gimana orang bakal khusuk atau fokus melakukan ibadah mencari berkah di rumah allah swt/islamic center, kalau muda-mudi atau pengunjung lainnya berkeliaran disekitar tempat beribadah tersebut.”jelasnya.

Dikejadian yang sama, kelompok ibu-ibu pengajian diislamic center tubaba membenarkan,”melihat kebebasan pengunjung baik muda-mudi dan lainnya sangat disayangkan sekali,karena itu bukan tempat umum,itu tempat melakukan ibadah. “ungkapnya.

“Kami berharap pemerintah daerah kabupaten tulang bawang barat,supaya dapat mengatur kebebasan bagi para pengunjung yang mendatangi islamic center.kalau bisa disekiling islamic center diberi pagar pembatas, agar tidak ada kebebasan bagi para pengunjung masuk ketempat ibadah sholat dan lain-lainnya. “harapan kelompok pengajian islamic center tubabar.

(Red)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button