BERITA TERKINILAMPUNGLampung Timur

Ini Penjelasan Kades Terkait Perkawinan di Bawah Umur…

[su_animate][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com |[/su_highlight][/su_animate]

Lampung Timur |Anak adalah generasi penerus bangsa yang tentunya harus mendapatkan perlindungan ketat dari berbagai pihak, kita sebagai masyarakat tidak bisa berdiam diri apa bila di lingkungan sekitar kita terjadi kekerasan terhadap anak, pastinya sudah sering kita mendengar pelecehan seksual anak di bawah umur, dengan dalih apa pun itu harus di lindungi.

Kantor Urusan Agama (KUA), Kabupaten Lampung Timur.

Seperti halnya yang terjadi di salah satu Desa kecamatan sekampung, lampung timur, terpaksa pihak keluarga dan pemerintah desa menikahkan gadis yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) lantaran gadis di bawah umur tengah berbadan dua oleh seorang laki-laki yang sudah dewasa.

Saat di wawancarai beberapa waktu lalu kepala desa sempat berdalih tidak tahu kalau gadis (warganya, red) masih di bawah umur dan tengah hamil duluan yang terpaksa di nikahkan resmi oleh kantor urusan agama (KUA).

Kepala desa setempat menjelaskan, Kamis (11/05/2018),”kalau dia ini hamil apa pak lurah tau, ya itu kan suatu kecelakaan, ya alhamdulillah pihak laki kan bertanggung jawab, kan kalau sampe tidak bertanggung jawab kan bingung saya nanti, pihak keluarga perempuan mengadu kepada pihak lain,”paparnya .

Sepertinya desa yang dia pimpin belum lama ini sudah menjadi tradisi hal yang semacamnya, apa bila terjadi dengan kasus-kasus seperti itu meskipun usia di bawah umur mereka langsung di nikahkan.

,”kalau kami di sini yang biasanya terjadi, itukan di suruh nikahin ya kan harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan, kalau mengenai hukum saya kan tidak tahu, seumpama ini ya,,,, sudah di nikahin proses hukum terus pihak laki di kirim ke pihak yang berwajib ya saya kan kasian, dalam arti pihak istri terus keluarganya kan demikian, ini disini banyak budaya yang seperti itu, mohon maaf ada orang ketangkep (berbuat mesum, red) nikihanin udah bukan dalam pemerintahan saya saja yang dulu-dulu itu banyak,”tambah kades tersebut yang telah diketahui bernama Wawan.(Eri)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button