Aspirasi PublikBERITA TERKINILAMPUNGTulang Bawang

Inilah Tanggapan Warga Terkait Adanya Transportasi Ojek Online…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Tulang Bawang|Kehadiran layanan ojek online dizaman modern menghadirkan pro-kontra di kalangan warga, Pemerintah pun diminta bersikap bijak dalam menyikapi hadirnya moda transportasi alternatif itu.

H.Anwar Nawawi ,Spd.Mh. pakar pendidikan STAI Tuba.

Pasalnya,ada sejumlah warga mengangap bahwa dengan keberadaan ojek oline khususnya kendaraan roda dua(r2) terlalu beresiko terjadinya lakalantas (kecelakaan lalulintas) dan bisa menjadi satu paktor penyebab terjadinya kemacetan berlalu lintas.

H.suyatno salah satu tokoh masyarakat unit II (Tuba”red) mengatakan bahwa dirinya beranggapan kurang setuju dengan adanya ojek online kendaraan roda dua,”Sesuai dengan UU 47 bahwa jelas kendaraan roda dua itu bukan alat transportasi umum (publik), jelas tidak adanya kenyaman karena ketika terjadi hujan maka kita akan kehujanan dan begitu juga ketika cuaca panas,maka kita akan kepanasan,”Ucapnya H.Suyatno yang berhasil dikutip oleh penalampung news.com .Selasa 16/4

Hal senada juga di utarakan oleh H.Anwar Nawawi ,Spd Mh .Selaku masyarakat sekaligus Pakar pendidikan STAI Tuba berpendapat bahwa ojek online harus di tiadakan.
“Segala sesuatu itu harus jelas dasar hukumnya ,jadi seandainya ojek online ini mau di pakai maka harus jelas dasar hukumnya apa”Ujarnya

Dirinya berharap kepada pemerintah,baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, harus segera mengambil langkah untuk menyiapkan kendaraan umum,”Intinya saya berpendapat bahwa pemerintah gagal dalam menyediakan kendaraan umum dan saya tidak setuju UU LLAJ yang sudah mapan dan baik di tangani oleh kepolisian ternyata mau di revisi”Tukasnya H.anwar nawawi

*al

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button