BERITA TERKINITulang Bawang Barat

Ketua Pospera Tubaba ,Geram, terkait dugaan Pungli oknum Kepala Tiyuh…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Panaragan_Ketua Pospera kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), merasa sedikit geram terkait munculnya sebuah berita di salah satu media yang menyebutkan nama lembaga Pospera yang dipimpinnya di indikasikan terlibat persoalan ‘setoran’ (pungli) pembangunan pansimas .

Menanggapi pemberitaan tidak sedap tersebut, ketua Pospera Tubaba Dedi Priyono,SH,
“menegaskan bahwa dirinya tidak mengerti persoalan tersebut,
” saya tegaskan bahwa jika ada oknum anggota yang mengaku mendapatkan perintah dari saya untuk melakukan penarikan uang berkaitan dengan pengamanan program pembangunan PAMSIMAS di Kabupaten Tubaba sebagaimana informasi yang beredar di media, itu tidak benar, karnanya
Menurut dia,harus segera diklarifikasi oleh media yang menyebarkan kabar gak jelas/hoak tersebut jika masih saya akan tuntut mereka”. Papar Dedi.

Tak hanya itu,  dirinya akan segera memanggil oknum yang telah menyebar fitnah itu, “saya akan panggil dengan surat resmi Pospera Tubaba untuk menfklaripikasi oknum tersebut agar mengetahui keberanaran informasinya, sebab kontak teleponnya tidak bisa dihubungi.” ujar Dedi.

Lebih jauh dirinya (dedi-red) menegaskan bahwa
Pada malam Kamis (4/10/2018) sekitar pukul 20.30 Wib saya di konfirmasi oleh salah satu awak media untuk klaripikasi persoalan ini, dan sudah saya sampaikan bahwa” tidak ada kaitannya dengan perintah ketua Pospera Tubaba” Apa yang saya sampaikan dengan media tersebut juga media ini telah saya izinkan sebagai klaripikasi resmi dari saya selaku Ketua Pospera Tubaba.

Seperti diberitakan salah satu media Onlen menyebutkan,
“Melalui program Pamsimas 2017, oknum yang mengatasnamakan anggota Pospera Tulangbawang Barat melakukan pungutan liar atau meminta uang pengamanan kegiatan Pamsimas di beberapa Tiuh.
Tidak hanya itu, parahnya lagi, oknum yang mengaku sebagai anggota Pospera tersebut diduga bekerja sama dengan Kepalo Tiuh Mulya Jaya bernama Lukman dan Kardi yang diduga menjabat sebagai Kaur tiuh setempat.

Untuk memuluskan aksinya, oknum yang mengaku anggota Pospera Tubabarat, oknum Kepalo Tiuh dan Kaur Tiuh Mulya Jaya berbagi tugas, dan bertindak sebagai eksekutor dilapangan atau sebagai pengepul uang dipercayakan kepada kaur tiuh setempat bernama Kardi.

Berdasarkan keterangan sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, hampir semua Tiuh di Tulangbawang Barat di mintai uang pengamanan sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah). Itu berita bohong dan hanya ingin merusak nama organisasi Pospera Tubaba, “jelasnya,(Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button