BERITA TERKINILAMPUNGOLAH RAGATanggamus

KKI TANGGAMUS SABET 6 EMAS DALAM TURNAMEN KARATE TINGKAT PROPINSI

KOTAAGUNG (PL) – Kabar menggembirakan datang dari atlet karate Khusinryu M Karate-Do (KKI) Tanggamus yang berhasil menyabet 6 medali emas dalam ajang turnamen Karate yang diselenggarakan pengurus KKI Provinsi Lampung pada 23-25 November 2018 lalu di Gedung Olahraga (GOR) Saburai Bandarlampung.

Tidak hanya meraih emas,para kohai utusan Tanggamus pun berhasil membawa pulang 3 perak dan 8 perunggu sehingga berhasil menempati urutan ke empat perolehan medali.
Keluar sebagai juara umum dalam turnamen tersebut yakni KKI Raja 2 yang mendapatkan 18 medali emas,15 medali perak dan 12 medali perunggu.
Disusul KKI Saburai Malam dengan Raihan 8 emas,3 perak dan 1 medali perunggu.
Kemudian menempati urutan ketiga yaitu,KKI FKC yang menyabet
7 emas,4 perak dan 10 perunggu.

Atas raihan tersebut,Ristika Triani selaku manajer tim KKI Tanggamus merasa bangga,karena hasil yang diraih anak asuhnya jauh melampaui ekspektasi yang ditargetkan kepada timnya yakni 2 emas.
Meski begitu,dirinya pun mengaku tidak berpuas diri.Kedepannya pihaknya pun tetap akan melakukan evaluasi dan memberikan asupan latihan berkelanjutan kepada para kohai.

“Alhamdulillah,saya cukup bangga karena hasilnya jauh di atas target.Tapi masih banyak evaluasi yang harus dilakukan.Dan untuk kedepannya tetap harus ada program latihan berkelanjutan,”ujar Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tanggamus itu,(26/2/11/2018).

Dijelaskan perempuan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu,dalam menunjang prestasi para kohai KKI pihaknya selalu memberikan motivasi sekaligus membekali bimbingan dan pembinaan kepada para kohai dengan melibatkan pelatih tersertifikasi.”Kita sudah jalanin ini,juga kita melibatkan pelatih lokal dengan harapan pelatih juga bisa mengadopsi program latihan yg selama ini diterapkan.Jadi selain kita melatih atlet,kami jg melatih penting dan itu penting untuk proses kaderisasi,”jelas Ristika.

Bagi para kohai yang baru saja mengharumkan Tanggamus di arena karate KKI,Ristika mengatakan akan memberikan reward,namun bukan berbentuk dana pembinaan.Hal itu didasari keterbatasan dana anggaran KKI Tanggamus.”Reward yang ada,khusus untuk yang juara tapi bukan dana.Kita (pengurus KKI Tanggamus) kan terkendala dana.Sedangkan kalau dari KKI Provinsi sendiri itu kami tidak mendapatkan dana pembinaan.Karena yang mendapatkan dana pembinaan dari KKI Lampung hanya untuk juara umum 1,2 dan 3″,terangnya.

Saat ini,lanjut Ristika yang juga menjabat Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanggamus pihaknya sedang mengusulkan agar kejuaraan daerah (Kejurda) Karate tingkat Provinsi pada 2019 mendatang dapat dilaksanakan di Tanggamus seperti pada tahun 2016 silam yang digelar di Kecamatan Kotaagung.”Kegiatan Kejurda se-Provinsi Lampung kan pernah diselenggarakan FORKI Tanggamus di Kotaagung tahun 2016.Sekarang kami lagi mengusulkan untuk diselenggarakan lagi di tahun 2019.Tapi saat ini kami ingin melihat kemampuan dulu.Namun kalau untuk KKI sendiri,kami akan berupaya agar penyelenggaraan even KKI tingkat Provinsi kedepannya dapat juga diselenggarakan di Tanggamus,”ucap mantan Kabag Korpri Tanggamus itu.

Dengan adanya even KKI yang baru saja diselenggarakan ini,dirinya menyebut jika perkembangan karate di Tanggamus mengalami kemajuan.
Kemajuan itu,dibeberkan Ristika dikarenakan akses informasi yang saat ini sudah mulai merata.Kemudian keberadaan Dojo (Bangunan tempat kompetisi,pertandingan,latihan dan belajar untuk semua cabang bela diri Jepang) di Tanggamus yang semakin banyak.
Pun demikian dengan keberadaan para pelatih karate di Kabupaten Betawi Jejama yang sudah banyakmenyandang sabuk hitam.Sehingga diharapkan ke depan persaingan menuju peningkatan prestasi semakin ketat.”Jadi pengurus tinggal pilih yg terbaik dari yang terbaik. Sekarang para pelatih dojo sudah dibekali pengetahuan dengan dikirim pada penataran pelatih FORKI awal November 2018 lalu.Tinggal tugas mereka untuk membina dojonya masing-masing dan tugas kami dari FORKI dan KONI akan rerus mengevaluasi sesering mungkin,”ungkap dirinya.

Menurut dia,andaikan atlet yg ada saat ini tetap terjaga kondisinya,maka menurut dia,pada saat gelaran pekan olahraga Provinsi (Porprov) yang akan datang, Kabupaten Tanggamus akan memiliki atlet-atlet karateka yang mumpuni dan berdaya saing.”Insyaallah,kalau terus seperti ini kita sudah punya cukup atlet karate asli Tanggamus.Mudah mudahan bisa kasih yg hasil terbaik utk porprov mendatang,”harapnya.

Disampaikan Ristika,pada akhir Desember mendatang,akan ada penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Forki di Lampung dan pihaknya saat ini sedang melakukan persiapan guna mengikuti turnamen tersebut.”Program latihan tetap harus dilanjutkan dan semoga kami bisa memberikan yang terbaik pada Kejurnas untuk mengharumkan nama Tanggamus,”pungkasnya.

Untuk diketahui,para kohai KKI Tanggamus yang mendapatkan medali Emas yakni,Elisabet Asta T.P kelas Kata (Jurus) perorangan usia dini putri,kemudian Fincentia Vindy Kata perorangan kadet putri,Felix Alvinamanta Kumite -50 kg pemula putra,Didik Prihandoko Kumite -61 kg junior putra, Ferdian Rizki Rahmadi Kumite -68 kg junior putra dan Novi Andriani Kumite -59 kg junior putri

Sementara,untuk medali perak diraih M. Aqsol Bayhaqi Kumite -61 kg junior putra,Devi Wulandari Kumite -54 kg kadet putri dan Dika Apriandi Kumite -55 kg junior putra

Sedangkan medali perunggu didapat S. Angela Ananda Kata perorangan pemula putri,Noya Raisa N. Kumite -30 kg pra pemula putri,Yovhan Saputra Kumite -52 kg kadet putra,Fincentia Vindy Kumite -47 kg kadet putri,Puput Diah Palupi Kumite +54 kg kadet putri,Fahmi Ulum Kata perorangan junior putra,Reza Prayoga Kumite -55 kg junior putra dan Imroah Laina Kumite -53 kg junior putri.(Denny/Novi Antoni)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button