BERITA TERKINILAMPUNGPesisir BaratPolitik

KPU PESIBAR KUKUHKAN RELAWAN DEMOKRASI

PESISIR BARAT (PL) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) hari ini melakukan Pengukuhan dan pembekalan kepada Relawan Demokrasi Pesisir Barat, Jumat (26/1)

Pengukuhan dan pembekalan yang diadakan di Gedung Serba Guna (GSG) Selalau Labuhan Jukung ini dihadiri oleh Azhari Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Setdakab Pesibar mewakili Bupati Pesibar, Komisioner KPU Provinsi Lampung Hadi Mulya serta para Komisioner KPU Pesibar.

 

Dalam kata sambutan nya, Bupati Pesibar yang diwakili oleh Azhari, menyampaikan rasa terimakasih kepada para relawan yang ikut dalam pembekalan hari ini.

” Para relawan akan memberikan pengetahuan tentang tata cara pemilu di lapangan, mudah mudahan tingkat pemilih akan meningkat, serta mengurangi tingkat golput pada saat pemilu nanti, selain itu diharapkan bisa meminimalisir tingkat kesalahan pada saat pencoblosan nanti. sangat mengharapakan agar di lapangan nanti, bisa memberikan contoh serta wawasan tentang pemilu kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak bingung dalam menentukan pilihan dalam pencoblosan nanti terutama bagi lansia, karena sistem multi partai bagi yang berumue lanjut pastu akan menemukan kesulitan dipemilu nanti,” paparnya.

Menyimak dari KPU pusat lanjut Azhari, bahwa pada saat ini Indonesia patut berbangga dengan penyelenggara pemilu di Indonesia , dikarenakan sistem pemilu Indonesia telah di adopsi oleh beberapa negara lain seperti Malaysia, Myanmar, Kamboja, Philipina, serta Negara Timorleste.

” Indonesia telah menjadi contoh pembelajaran bagi negara lain. KPU saat ini telah menjadi pioner dalam penerapan standar tinggi , bagi keterbukaan pemilu melalui berbagai inovasi, penggunaan teknologi, serta sistem informasi lain nya yang menunjang tata kelola pemilu dan menjadikan Indonesia sebagai sebagai rujukan dunia dalam hal penyelenggaraan pemilu,” pungkas Azhari. (Bukhari)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button