BERITA TERKINIHukum dan KriminalLAMPUNGTulang Bawang

LK Menganggap Pemberitaan Dimedia Hanya Mencari Keuntungan.

Ilustrasi

 

Penalampungnews.com

Tulang bawang, -Masih LK (50 thn) dan ST (34) Yang DIDUGA melakukan tindakan tidak senonoh didalam mobil dilapangan dayamurni, tumijajar kabupaten tulang bawang barat,
LK (50) Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan catatan sispil (Disdukcapil) Pemkab Tulang Bawang, megatakan kepada salah satu rekanan media, semua yang mempublikasikan tentang dugaan perselingkuhan tersebut, hanya mencari keuntungan saja. 23/4

Lebih jelas menurut narasumber yang enggan disebutkan namanya, setelah beredar dimedia cetak baik dimedia online, “inisial LK (50)th tersebut sibuk telepon saya dan menanyakan mengapa pemberitaan tentang dugaan perselingkuhan yang tertuju kepada saya tidak pernah berhenti,”papar LK kepada salah satu rekanan media, melalui via telepon.

Lebih jauh jelas LK (50) th Yang bekerja Didinas Kependudukan dan catatan sispil (Disdukcapil) Pemkab Tulang Bawang mengatakan kepada media,” kalo wartawan yang mempublikasikan saya tentang dugaan selingkuh dengan istri orang lain itu,seperti yang sudah beredar luas, yang bunyinya saya sampai diarak kekantor polisi, hanya mencari keuntungan dan cari duit saja,”jelas LK dengan tegas melalui via teleponnya kepada salah satu media saat dimintai keterangan.

Terpisah kasus dugaan perselingkuhan antara dua insan yang masing-masing sudah mempunyai pasangan ini,alias sudah menjadi milik orang lain, atau sama2 sudah berkeluarga, belum kunjung usai dan tuntas, lain dari pada itu LK juga sampai saat ini masih sedang dalam proses hukum, sedangkan yang perumpuan inisial ST (35) pasangan selingkuh juga berstatus sebagai PNS di Sekdakab Tulangbawang Barat, Keduanya digerbek oleh warga yang diduga sedang melakukan perbuatan tidak senonoh diatas mobil milik LK, dan sampai saat ini indikasi perbuatan tidak terpuji ini masih dalam proses hukum dan belum ada titik terang.(red)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button