BERITA TERKINIHukum dan KriminalTulang Bawang Barat

Pelaku Maling di Tubaba diduga ‘Kebal Peluru’ ?

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Tulang bawang Barat_Lagi-lagi pelaku pencurian terjadi di wilayah hukum Polsek Kecamatan Tuba Tengah Tubaba.
Kawanan/komlotan yang saat ini membuat masyarakat resah itu selalu saja menghantui warga. Kenapa tidak, baru jarak satu malam dari peristiwa pembegalan di Islamic Center (jumat )kini kembali terjadi lagi aksi pencurian dimana para pelaku berhasil menggondol 2 motor warga di Tubaba Top tersebut. Terkesan seakan para pelaku tidak perduli lagi apapun ancaman yang akan menjeratnya ataukah oknum pelaku ‘kebal peluru’ ? . Demikianlah sebagian masyarakat menanggapi peristiwa yang telah berulangkali terjadi.”
Hukuman setiap waktupun, seolah tidak membuat gentar” Ujar warga.

Aksi pencurian menghebohkan itu kali ini menimpa
Slamet warga RT 03/01,Tiyuh Panaragan jaya utama kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten TulangBawang Barat(Tubaba),
menjadi korban Dua kendaraan miliknya Ra’ib digasak kawanan pencuri tengah malam buta saat dirinya sedang terlelap dalam tidurnya.
Eni Susanti( 32) anak dari Slamet korban pencurian yang kebetulan rumahnya bersebelahan saat dimintai keterangan menjelaskan,
” Membenarkan bahwa Dua unit kendaraan milik orang tuanya hilang diambil kawanan pencuri pada Jum’at 12 oktober sekitar pukul.03.00 wib dini hari.
” memang rumah bapak yang dibobol pencuri, lewat pintu belakang sepertinya pintu dicongkel pakai linggis mas.
Sedangkan motor beat warna hitam dan Supra Fit X, tidak ada lagi ditempatnya,” ujarnya.

Senada disampaikan Slamet (korban) menjelaskan, “Sepeda motor jenis Honda Beat warna Hitam dengan no polisi BE 4835 QC dan Supra Fit X baru diketahui telah hilang saat dirinya ingin bekerja untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari sebagai buruh penderes.
“Saya mau berangkat ngederes karet pagi sekitar jam 7 motor saya lihat tidak ada didalam rumah. Padahal malam kejadian itu saya tidur jam 02 berarti sekitar pukul 03 motor saya diambil, ” jelasnya, Sabtu 13/10/2018),

Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah, Atas kejadian tersebut dirinya berharap kedua sepeda motor miliknya dapat ditemukan,
“Saya berharap pihak kepolisian bisa menangkap para pelaku pencurian tersebut. Sementara saya ini lapor dengan kepala kampung(tiyuh), ” tutupny. Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button