BERITA TERKINIPesisir Barat

Pembangunan di pekon way jambu terkendala di cuaca dan teknis.

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″ inline=”yes”][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Pesisir Barat_Pembangunan yang selama ini seolah-olah terkesan seperti ada permainan di pekon way jambu , kini dengan sendiri nya terbantah kan oleh team monitoring dari inspektorat pemkab pesisir barat  yang telah terjun langsung memeriksa keadaan bangunan fisik balai pekon way jambu selasa 29/01/2019 .

Informasi yang di dapat,pembangunan tersebut Tidak ada mar up , atau kerugian negara. ,

peratin way jambu Merah bangsawan kepada penalampungnews.com mengata kan bahwa , “sebenar nya pembangunan tersebut tidak menyalahi aturan yang ada , hanya terkendala oleh cuaca yang selama ini kurang bersahabat serta teknis di lapangan.”ujar nya.

,”contoh seperti hujan , juga masalah pekerja lokal , sudah rahasia umum bahwa pekerja lokal kita tidak ada nya disiplin waktu , terkadang masuk kesiangan pulang kerja kurang dari jam empat itu semua pemborosan waktu , sementara kita harus memberdayakan masyarakat yang ada sesuai juklak yang ada.” imbuh nya.

Dalam pembangunan balai pekon tersebut dalam RAB nya ada di angka delapan ratus juta rupiah anggaran nya , dengan luas bangunan 10Ă—15 dua lantai , disini ada selisih penggunaan bahan material dan ongkos pekerja , perlu rekan rekan ketahui contoh besi yang tertera dalam RAB 396 batang , tapi kenyataan nya sampai saat ini sudah 700 batang lebih yang terpakai selain itu , untuk ongkos pengerjaan nya yang tertera 186 juta rupiah berikut pengerjaan bronjong yang berada tepat di samping bangunan tersebut , tapi kenyataan di lapangan untuk ongkos pengerjaan nya saja sudah menelan dana duaratus juta , itu baru bangunan nya saja belum untuk bronjong disamping nya , jadi itulah permasalahan yang timbul selama ini di lapangan , mengapa bangunan tersebut tidak tepat waktu , dalam pengerjaan nya , namun saya selaku peratin siap bertanggung jawab untuk melanjud kan pembangunan tersebut , dan siap menerima serta berbesar hati atas teguran dari pimpinan , mengenai keterlambatan pembangunan ini.” pungkas nya.

(bukhari)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button