Aspirasi PublikBERITA TERKINILAMPUNGLampung UtaraOLAH RAGAPENDIDIKANPolitik

Pemerintah Lampura Cuek Terhadap Gigih “Siswa Berprestasi” Anggota Dewan Komisi IV Geram

LAMPUNG UTARA (Pena Lampung) – Wansori, SH, Fraksi dari Partai Demokrat selaku anggota DPRD kabupan Lampung Utara komisi IV tanggap tinjau kerumah Gigih Satria di kediamannya Desa Banjar Agung, Kecamatan Abung timur. Selasa (29/10/2019).

Dengan pemberitaan yang sedang Viral di beberapa media saat ini, terkaid dengan prestasi pelajar SMA N 1 Abung Timur yang kurang di perhatikan oleh Pemerintah setempat.

Dalam hal ini wansori menyayangkan, dari pihak Sekolah atas minimnya perhatian kepada anak didik SMA N 1 Abung Timur yang meraih segudang prestasi tersebut.

Selaku anggota Dewan miris melihat situasi fenomena anak berprestasi terutama Gigih Satria Ramadan yang mempunyai prestasi yang sangat luar biasa, inilah bentuk kepedulian kami sebagai wakil rakyat.

hal seperti ini kami sangat menyesalkan dan sangat menyayangkan dan pantas sekali kalau Kepala Sekolah itu kita berikan sebuah catatan Raport Merah di Kecamatan Abung Timur.

Yang kita tahu bahwa Kecamatan Abung Timur Ini adalah bukti nyata konkrit jelas di hadapan kita semua bahwa Abung Timur itu ada anak yang berprestasi yang menorehkan sejarah di dalam Kecamatan Abung Timur, dan saya pribadi sangat bangga kepada Gigih, ini adalah anak emas yang menorehkan prestasi – prestasi yang patut kita bangga terutama orang tua, kami juga patut bangga dengan prestasi ini.

Selaku Anggota Dewan, dalam waktu dekat besok hari, Rabu, 30 Oktober 2019 akan rapat di DPRD dan akan Panggil instansi terkait yang membawahi ini terutama Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga.

Sekarang ke Pemerintahan Kenapa mereka menelantarkan anak prestasi ini, kenapa mereka tidak ada kepedulian, kenapa mereka tidak ada perhatian terutama dari pihak  sekolah,
ini akan kita dorong agar adanya muncul gigi Satria  Kecamatan lain akan menumbuhkan sebuah Semangat kepada anak-anak generasi anak bangsa,anak-anak yang sekolah punya prestasi karena mereka merasa punya orangtua mereka dan pemerintah daerah”ungkap wansori dengan tegas. (Usni)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button