BERITA TERKINILAMPUNGTulang Bawang Barat

Proyek Milik Dinas PUPR Tubaba Terindikasi Fiktip,inilah Keterangan Kepalo Tiyuh Candra Jaya…

foto kusno utomo  kepala tiyuh candra jaya kecamatan tulang bawang tengah kabupaten tulang bawang barat saat memberikan keterangan,sabtu (7/10/17)…
[su_animate][su_highlight background=”#cf141c”]Penalampungnews.com[/su_highlight][/su_animate]
Tulang bawang barat.
Dugaan fiktip proyek milik dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Tulang bawang Barat  untuk Pelebaran Jalan Ruas Mulya Asri – Candra Kencana dan  Pelebaran Jalan Ruas Penumangan Baru – Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah kabupaten setempat.
Hal tersebut disampaikan oleh kepala tiyuh Candra jaya kecamatan tulang bawang tengah, kusno utomo saat dikonfirmasi dibalai tiyuh setempat,
“Ditahun 2016 untuk pelebaran tersebut itu nggak ada mas, Tapi kalau di waktu Reses kemarinnya informasi ditahun 2017 ini baru ada.” Ungkap Kusno, sabtu (7/10 /2017).
Kusno mengaku di jalan tiyuhnya atau ruas Mulya Asri – Candra Kencana terdapat pelebaran jalan langsung aspal hotmix di Tiyuh Candra Jaya yang panjangnya tidak sampai 1 kilometer itu dilakukan pada awal tahun 2017 ini bukan pada tahun 2016 lalu seperti tertera pada lelang di LPSE.
” kalau kegiatan dari dinas PU yaitu Pelebaran Aspal mulai dari perbatasan candra kencana dengan candra jaya Dengan ukuran sekitar 800 meter. kegiatan itu tahun 2017 awal, Dan untuk siapa CV yang mengerjakan nya saya tidak tau sebab mereka tidak ada koordinasi dengan pihak tiyuh, “tutur Kusno.
Sedangkan untuk Pelebaran Jalan Ruas Penumangan Baru – Tirta Kencana.
” kayaknya ga tuh mas kalau pelebaran tahun 2016, setahu saya disini cuma ada hotmix aja kok. “Ungkap rpd warga tirta kencana.
” kalau kurang yakin bisa mas cek sendiri kok dilapangan, mana ada pelebaran”.cetus rpd.
di beritakan sebelumnya, Sejumlah paket proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat pada tahun anggaran 2016 lalu terindikasi Fiktip. Tak tanggung-tanggung, dari hasil penelusuran dan informasi dari berbagai kalangan, diketahui terdapat 2 (dua) paket proyek dengan nilai miliaran Rupiah yang di lelang melalui LPSE namun dilokasi yang dimaksud tidak ditemukan tanda-tanda adanya bekas pengerjaan meskipun dipastikan sudah dilakukan tanda tangan kontrak.
Pada LPSE Kabupaten Tulang Bawang Barat, ditemukan salah satu lelang Pekerjaan yaitu Pelebaran Jalan Ruas Penumangan Baru – Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan nomor lelang 799486 yang dimenangkan oleh CV. Alam Kurnia Contruction dengan nilai dana hampir Rp 1,29 miliar. Proyek ini sudah dilakukan Penandatanganan Kontrak pada tanggal 10 sampai tanggal 12 Agustus 2016.
Kemudian, kegiatan yang sama juga terdapat dalam LPSE Kabupaten Tulang Bawang Barat yaitu Pelebaran Jalan Ruas Mulya Asri – Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan nomor lelang 868486 yang dimenangkan oleh Titian Kencana senilai lebih dari Rp1,5 miliar itu juga sudah dilakukan Penandatanganan Kontrak pada tanggal 07 sampai 09 September 2016 lalu.
“Kedua kegiatan ini sudah kontrak, dan sudah melalui prosedur lelang pada LPSE Kabupaten Tulang Bawang Barat. Anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2016. Artinya, Proyek ini seharusnya sudah selesai pada tahun 2016 lalu, tetapi kami cek ke lokasi tidak ditemukan bekas atau tanda adanya pelebaran jalan, “ungkap Wardi Saputra, Team Investigasi Dewan Pimpinan Pusat Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia, kamis (05/10/2017)
Menariknya, pada tahun anggaran 2017 ini, Dinas PUPR Kabupaten Tubaba kembali melakukan lelang proyek Pelebaran Jalan Ruas Mulya Asri – Candra Kencana Tahap II (Dua) di LPSE dengan Nomor Lelang yaitu 118086 dana APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2017 senilai Rp 2,5 miliar. “Kalau ada tahap kedua, jelas ada tahap pertama,”cetus wardi.Hingga berita iini dimuat pihak Dinas PUPRTubaba belum berhasil di mintai keterangan.
(erwansyah)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button