BERITA TERKINITulang Bawang Barat

Salah Seorang PNS Tubaba Kreatif Mengolah Sampah…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″ inline=”yes”][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Panaragan,Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba),setelah diketahui memiliki seorang Pegawai Negeri Sipil yang memiliki keperdulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan, terlebih dilingkungan tempat tinggalnya. Acapkali kita menyaksikan beragam jenis sampah disejumlah lokasi, seakan mengganggu pandangan bahkan menimbulkan aroma tak sedap di tempat kita berdomisili,

Berbeda hal nya dengan Dantoni (48) Warga Kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) meski dirinya merupakan salah seorang PNS/ Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkiprah pada salah satu Satuan Kerja (Satker) di Pemerintah Daerah Tuba barat,tidak membuatnya enggan ataupun merasa rendah diri untuk berbuat kebajikan memanfaatkan sampah.

Bapak yang satu ini,memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan juga terhadap warga masyarakat sekitar. Kenapa tidak, meski hanya bermodalkan kepercayaan diri serta sadar sebagai putra daerah yang perduli kebersihan Kabupaten Tubaba, ia memanfaatkan mesin penghancur sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, yang saat ini sudah hampir setahun tidak mampu dikelola oleh Dinas terkait.

Dandotoni pada sejumlah media menegaskan bahwa baru-baru ini dirinya memanfaatkan mesin penghancur sampah,
“Saya baru mengelolanya (Mesin Penghancur sampah) sekitar satu bulan ini, saya mencoba belajar bagaimana mesin ini bisa bermanfaat dengan semestinya,”ungkap Dantoni pada awal media.

Mesin yang sedianya terbengkalai tersebut kini sudah dikelola dengan baik oleh Dantoni, dan sudah dibuatkan semacam gudang meskipun dipagari dengan anyaman bambu. Tepat dibelakang Pasar Kelurahan Panaragan Jaya, disinilah kita bisa menjumpai mesin tersebut berproduksi.

Kini Dantoni telah merekrut sebanyak tiga orang warga yang salah satu diantaranya telah mahir dalam menjalankan mesin tersebut termasuk memilih material yang hendak dihancurkan sesuai dengan jenisnya.” Ternyata, rongsokan plastik disekitar lingkungan kita banyak jenisnya, dan kalau untuk produksi seperti ini plastik tersebut harus disortir sesuai dengan jenis masing-masing,”terang dia.

“Salah seorang dari tiga orang karyawan yang saya pekerjakan disini mamang mahir dibidang barang bekas, karena pernah bekerja dengan pekerjaan yang sama di Jakarta,” Papar Dantoni.

Lanjud Dantoni,Hal itu terbukti selama sekitar satu bulan dirinya mengelola mesin penghancur sampah tersebut dirinya sudah melakukan satu kali pengiriman atau penjual plastik yang sudah diproduksi itu ke pembeli di Natar Lampung Selatan dan mereka telah merasakan hasil penjualan tersebut.
“Kalau dari sejumlah jenis plastik ini dicampur ternyata disana (Natar) akan disortir sehingga tidak laku dan akan kita bawa pulang lagi. Ya, Alhamdulliah saya sudah satu kali pengiriman, dan disana diterima dengan baik tidak ada yang dibawah pulang lagi. Hasil keuntungannya ya lumayanlah,” Tutup Dantoni.(Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button