BERITA TERKINITulang Bawang Barat

Terkait Tudingan PAC Yantoni Angkat Bicara…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″ inline=”yes”][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Panaragan_Ketua DPC Partai Gerindra Tubaba, yantoni akhirnya angkat bicara, terkait berbagai keluhan serta tudingan dari kalangan PAC Partai Gerindra di sejumlah Kecamatan. Tentang adanya isu ketidakharmonisan antara sejumlah pengurus partai besutan Prabowo tersebut. Menyangkut nama Rian Purwanto yang beberapa hari lalu telah dilantik menjadi anggota DPRD menggantikan Baharudin (anggota DPRD yang telah menyatakan mundur-red), semuanya telah sesuai prosedur Partai” menyangkut soal itu semua dilakukan atas dasar aturan partai termasuk hasil musyawarah intern pengurus partai Gerindra disemua lini” ujar Yantoni.
Dirinya menegaskan bahwa tidak ada persoalan mendasar menyangkut soal PAW yang telah dilaksanakan itu, telah melalui prosedur.

Terkait adanya isu akan mundurnya sejumlah PAC di kabupaten Tulangbawang Barat dirinya menegaskan “Kepada para PAC yang ingin mengundurkan diri karena ada hal hal yang tidak berkenan dengan mereka artinya, mereka sudah salah pemikiran, bagaimana saya tidak mengatakan itu salah, seharusnya ketika kita memang sudah masuk dalam satu organisasi partai itu artinya kita sudah mengucapkan sumpah/janji setia disitu, jadi kalau mereka akan mengundurkan diri ya silahkan saja, saya hanya bisa mengucapkan Terima kasih, akan tetapi tentunya tidak perlu melebar kemana mana kita kan ada ketua DPC kenapa mereka tidak hadir di kantor untuk klarifikasi,kalau memang merasa dizolimi, pernah tidak mereka datang ke kantor DPC, pernah tidak mereka komunikasi dengan ketua DPC,”Tegasnya,

Diberitakan sebelumnya bahwa Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Tulang bawang Barat yang telah dilaksanakan, Senin (5/11) lalu, diduga mengandung unsur ,’sandiwara elit’.
Pasalnya salah satu nama yang telah masuk daftar pengganti (partai Gerindra) dianggap lampaui prosedur
Yang seharusnya.

Penjelasan itu sangat disayangkan oleh salah seorang anggota Dewan yang menyatakan mengundurkan diri dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut, sekaligus yang akan mengikuti paripurna PAW, pada 5/11.

Menurut BR (sumber) melalui fonselnya,Sabtu (3/11) sekira pukul 09.00Wib, bahwasanya dirinya merasa heran serta penuh pertanyaan terhadap pihak yang telah memasukan salah satu nama calon pengganti menjadi anggota DPRD Tubaba.” Salah satu nama yang semestinya masuk dalam daftar pengganti adalah nama WR bukan RN” saya menduga terkait penetapan nama RN dalam daftar calon pengganti saya tersebut, terkesan penuh tanda tanya dan sandiwara dari kalangan elit, hal mendasar karna RN tidak masuk pada Dapil 3 namun dia (RN-red) dari dapil Tuba tengah” ujar sumber.

Secara jujur masih kata sumber BR, bahwa tidak ada kepentingan apapun baginya dalam mengorek persoalan ini, namun merasa prihatin kepada WR yang seakan dizolimi oleh para elit. Tegasnya.
Ditempat terpisah Bu WR, yang berhasil dihubungi dia fonselnya,Sabtu Pukul 10.30 Wib, menegaskan bahwa dirinya mengaku kecewa karena selama ini telah puluhan tahun menjadi pengurus Partai di PAC Gerindra tetapi seakan dilupakan bahkan tidak diajak musyawarah terlebih dahulu dalam pengambilan keputusan ” Saya merasa dizolimi oleh kawan -kawan, seharusnya saya diberilah kesempatan dahulu, jika persoalannya menyangkut lain-lain, kan bisa musyawarah lah” ujar WR.

Apa keluhan yang disampaikan WR yang mengaku dizalimi itu, senada dengan tanggapan yang disampaikan BH salah satu anggota DPRD Tubaba yang akan mengikuti PAW. Diberitakan sebelumnya bahwa 4 calon yang akan dilantik dan diambil sumpahnya melalui paripurna DPRD yakni, Drama.Roosmi Umar,MM, HJ Suarni Umar, Rian Purwanto (Gerindra) serta Saiful Midori,S.Sos. (Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button