BERITA TERKINIHukum dan KriminalLAMPUNGTulang Bawang Barat

Tiyuh Penumangan Darurat Maling,Dalam Satu Malam Tiga Rumah Berhasil Di Bongkar…

[su_animate][su_label type=”success”]Penalampungnews.com | Penulis Terpercaya[/su_label][/su_animate]

Panaragan_Kabupaten Tubaba ahir-ahir ini terindikasi darurat maling, bagaimana fidak
dalam waktu satu malam tiga rumah warga di Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat, berhasil di gondol oleh kawanan pencuri, Kamis (13/9/2018)

Rumah warga yang disatroni itu diantaranya adalah milik Yantoni warga suku 06,Adri dan Raja Datas (alm) Suku 05 tiyuh Penumangan.

Menurut Maryanti ibu dari Adri salah satu korban pencurian menerangkan, ” Satu unit motor Jenis Beat warna putih biru itu diketahui hilang kurang lebih sekitar pukul 05.00 wib saat istrinya hendak ke kamar mandi setelah bangun dari tidur.” Sedangkan motor itu berada tepat di dapur rumah yang terkunci dengan rantai besi dan gembok.” Ujarnya

Lebih lanjut Maryanti menambahkan,,” Melihat motor yang sudah tidak lagi berada di tempat, seketika itu juga langsung diberitahukan kepada keluarga lainya.bahkan tetangga pun banyak ikut serta melihat lokasi itu serta berusaha untuk melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.” Kawanan pencuri masuk dari dinding dapur yang terbuat dari bambu (gribik) bagian belakang,melihat dari kejadian itu pelaku pencuri itu bisa dikatakan sangat lihai karena gembok yang mengunci rantai bisa dibuka tanpa ada kerusakan.” Akunya

Sementara hal yang sama juga di alami oleh Tantono mengungkapkan ” Sekira pukul 01,35 wib Pagi hari saya bangun tidur karena mau buang air kecil dan saya rasa mereka memang sudah berada di dalam rumah, Dan pagi harinya saya tau dari istri saya kalau rumah saya di bongkar dan alhamdulillah tidak ada yang hilang.” Kata dia

Selain rumah nya dia juga menjelaskan bahwa tidak hanya rumah milik dia tapi terdapat dua rumah warga juga yang ikut di satroni percuri itu. Dia menerangkan bahwa rumah itu adalah milik Adri yang berada di Suku 05 Tugu dan Kehilangan Motor Honda Beat berwarna biru, dan Rumah Bapak Raja Datas (Alm).

Menurut Yantoni bahwa kejadian seperti ini memang sering kali terjadi di tiyuh tersebut sehingga warga menjadi resah, dia menjelaskan dari peristiwa tersebut kerugian warga mencapai puluhan juta rupiah.(Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button