BERITA TERKINILAMPUNGLampung Timur

Warga Minta Polisi Copot Spanduk Bernada Provokasi…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Lampung Timur| 
kasus dugaan zina antara oknum Kades LS dan seorang Janda di Desa Braja Gemilang Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur masih berbuntut panjang, setelah LS melakukan permintaan maaf kepada warga atas kepemimpinannya ditahun 2003 hingga 2017 kini giliran pendukung sang Kades angkat bicara, Jum’at 19 Januari 2018.

Saliman (60) meminta pihak aparat kepolisian tegas menindak provokator yang melakukan penghasutan terhadap warga dengan memasang spanduk bernada provokasi. ” ya saya minta spanduk itu segera diturunkan kalau tidak mau diturunkan tangkap saja itulah provokator nya” ujar Saliman.

Hal senada diucapkan Ribut Widodo (57) “saya memang tidak tahu siapa yang menghasut warga Desa tapi saya yakin ada sehingga warga melakukan aksi beberapa kali bahkan sampai menyegel Balai Desa. Ini sudah tidak benar” ucapnya.

Sementara itu Kapolsek Braja Selebah AKP Sudarli saat dikonfirmasi melalui sambungan Telfon mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Polres Lampung Timur terkait permintaan warga agar mencopot spanduk bernada provokasi, ” anggota saya sudah saya perintahkan kelokasi, saya juga akan berkoordinasi dengan kapolres dulu apa perintah beliau segera kita laksanakan” Tegas Sudarli .(Eri)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button