LAMPUNGPesisir Barat

Aksi Demo Ratusan Aparatur Pekon Tuntut Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat

Pesisir Barat – Buntut dari steatment ketua DPRD aparat pekon demo besar besaran.              para peratin beserta seluruh aparat pekon yang ada , di kabupaten setempat haŕi ini ,  melakukan demo besar besaran di gedung dewan perwakilan rakyat daerah ( DPRD ) pesisir barat,  Senin 11/02/2019,
mereka menuntut pernyataan ketua DPRD , yang meminta BPK perwkilan lampung untuk mengaudit dana desa yang selama ini untuk kepentingan masyarakat , yang diperuntuk kan bagi pembangunan pekon,
disinyalir oleh ketua Piddinuri ada kebocoran , sehingga membuat gerah para peratin se Kabupaten Pesisir barat  , dan melakukan demo hari ini menuntut akan pernyataan yang tidak bertanggung jawab dari ketua DPRD setempat.
       Dalam pernyataan ketua ABDESI,  Arif mufti di lapangan siang ini , beliau menuntut akan permintaan maaf dari ketua dewan dalam waktu 1×24 jam untuk meralat dan meminta maaf kepada seluruh peratin yang ada,
Baik melalui media Online maupun Cetak , dan mereka bersedia ,
untuk tuntutan mengenai lengserkan ketua DPRD , itu urusan interen dewan sendiri, “ujar nya ,
Saling lapor antara , DPRD – APDESI biarkan hukum yang berjalan ,
kami menuntut akan steatmen nya di media sosial beberapa hari lalu yang menyudut kan kami para peratin, ” ungkap nya.
Dari beberapa pernyataan peratin menyata kan ,  mengenai anggota dewan yang selama ini reses kata nya  itu nol besar , mereka  datang kepada kami hanya minta tanda tangan bahwa mereka seolah olah telah reses , turun kelapangan untuk mendengar kan aspirasi dari bawah , di mana tanggung jawab moral anggota dewan selama ini serta uang reses untuk apa ungkap sebagian peratin yang mengikuti demo siang ini.
Sekedar informasi , diperkira kan demontrasi ini di ikuti oleh sekitar 1500 aparat pekon sekabupaten pesisir barat , mereka menuntut permintaan maaf ketua dewan melalui media cetak maupun online , untuk merehabilitasi nama baik para peratin / aparat pekon seluruh pesisir barat , serta tidak mencampur aduk kan urusan pribadi dengan lembaga , karna di sinyalir ada urusan pribadi ketua dewan dengan beberapa aparat sehingga melibat kan lembaga , jika dalam 1×24 sesudah mediasi ini tercapai belum juga ada.
pernyataan maaf dari ketua dewan melalui media   , maka kami akan membawa massa yang lebih besar lagi untuk demo memperjuang kan tuntutan kami , pungkas seluruh peratin sekabupaten pesisir barat.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari hasil mediasi yang dihadiri, ketua dan wakil ketua, serta para ketua Komisi  I /II /III DPRD setempat, ketua DPRD siap meminta maaf, atas ucapan yang membuat kurang nyaman para aparatur Pekon melalui media baik cetak maupun media Online,
Mengenai laporan untuk di audit oleh BPK  di masing masing lembaga biarlah berjalan,
ujar ketua Apdesi.
(Buhkori).

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button