Aspirasi PublikBerita Media GlobalBerita NasionalBERITA TERKINIHistoryKabar DesaKABIRO PENA LAMPUNGLAMPUNGTulang Bawang

Bupati Tuba Dr. Hj. Winarti Diskusi Gerakan Desa Emas dalam Kunjungan DPD RI

Bupati Tuba Dr. Hj. Winarti Diskusi Gerakan Desa Emas dalam Kunjungan DPD RI

Penalampungnews.com

Tulang Bawang – Bupati Tulang Bawang Dr. Hj. Winarti S.E. M.H. yang diwakili oleh Asisten bidang perkonomian dan pembangunan Sekdakab Tuba Dr. Pahada hidayat SH. MH. Mengikuti sosialisasi & diskusi Gerakan Desa Emas dalam Kunjungan DPD RI lampung di Tulang Bawang.

Sosialisasi dan Diskusi Tersebut Berlangsung di Ruang Rapat Utama Pemda Setempat Pada Senin 25 oktober 2021.

Selain dari Dr. Pahada Acara Diskusi Ini Dihadiri oleh, Kadis PPPA Tuba, Kadis PMD, Anggota perwakilan DPD RI lampung, Kepala Bagian Kesra, Kabag Kerjasama, Ketua Apdesi Tuba, Anggota DPD Tulang Bawang, Camat 3 perwakilan dari Banjar Baru, Menggala Timur, Menggala, Kepala Desa, dan Pendamping Desa di Tulang Bawang.

Dr. Pahada Hidayat, S.H.,M.H dalam Sambutannya Menyampaikan Bahwa, pemerintah daerah berharap dukungan dari anggota DPD RI lampung dalam pelaksanaan program daerah dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kab. Tulang bawang.

Dan pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menyambut baik atas apresiasi DPD RI terhadap pemberdayaan desa, serta rencana pelaksanaan sosialisasi gerakan desa emas dan kampung emas, Ujar Pahada.

Dalam Diskusi Ini diharapkan program desa dan kampung emas dapat diwujudkan di tulang bawang agar saling mendukung dan bersinergi dengan 25 program bmw, Kata Pahada.

Karena dari kegiatan ini Membantu masyarakat bersinergi dengan masyarakat dan kampung. Untuk memberdayakan menjadi gerakan bersama, Kita ingin membantu mengangkat mempercepat komitmen mengentaskan kemiskinan atau ketinggalan, Tukas Pahada kepada Anggota DPD RI.

Dalam materi sosialisasi ini disampaikan oleh perwakilan yakni Kyai Hi. Ir. Abdul Hakim,M.M

Adapun dalam Materi mengedepankan 5 pilar yakni:

pilar pertama. Bina karakter pemuda desa sebagai tonggak pergerakan dan sosialisasi

kedua, bina saudara gotong royong sebagai komitmen perbaikan lingkungan dan infrastruktur desa

ketiga, bina sinergi lapangan usaha bersama, sebagai pendukung peningkatan pendapatan bagi masyarakat

keempat, bina dana bumdes sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat

Kelima, bina pasar produk unggulan, sebagai identitas kemajuan dan kemandirian desa melangkah ke nasional dan internasional.

(Sahdan)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button