BERITA TERKINIPolitikTulang Bawang Barat

Caleg Rubiono, Saya Tidak Tahu Asal Beras Itu…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″ inline=”yes”][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]

Tulang Bawang Barat_Calon Legislatif (Caleg) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Daerah Pemilihan (Dapil) III (Tiga) nomor urut 4 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rubiono, membantah jika dirinya tidak pernah menyuruh membagikan beras kepada warga.
Dia (rubiono-red)yang dilaporkan oleh lawan politiknya yaitu Caleg asal Partai Demokrat Ari Gunawan Tantaka ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) lantaran beras rastra Dinas Sosial terselip dengan kalender miliknya di Tiyuh Tunas Jaya Kecamatan Gunung Agung. Rubiono selalu menunjukkan sikap kooperatif atas proses dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Tubaba.

“Itukan ada isu dan ada laporan pembagian beras, bahasa itu tidak betul, dan pada dasarnya saya tidak tau beras itu dari mana, mungkin beras apa, kalau ada stiker dan kalender memang betul itu punya saya, ketika itu saya di tetapkan jadi DCT calon caleg, saya untuk menggumpulkan warga bahwa saya akan menyalon angota dewan di Kabupaten,”kata Rubiono saat dikantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tubaba, Kamis (8/11/3018).

Rubiono mengaku keikutsertaan dirinya dalam kontes politik itu mendapat restu dari keluarga dan warga di Kecamatan Gunung Agung dan Way Kenanga (Dapil 3).”Jadi, Alhamdulillah ada dukungan dan supot. Dan sempat menanyakan untuk masyarakat apa kapan ada kalender saya titip kalender, itu tidak lama kemudian saya ada kalender, bapak Yasman itu minta kalender ya mungkin berapa dia minta saya tidak tau, dia ngambil sendiri, dengan jumlah saya tidak tau. Otomatis sayakan mencalonkan sosialisasi  siapa yang minta saya kasih,”ujarnya.

Dirinya heran ketika kalendernya tersebut diberikan malah dipermasalahkan karena juga terdapat beras yang asalnya ia tidak tahu. Rubiono juga telah melakukan kroscek kepada Tim pemenangannya terkait beras tersebut, namun timnya tidak satupun yang membagikan beras atas nama pencalonan dirinya.

“Ya saya tanyain ke tim nggak ada yang ngasih barang itu, saya belum tau itu pak, saya berharap sih nggak ada rasa dendam atas pencalonan kita, pada dasarnya masyarakat kita butuh wakil yang bener-bener yang dapat di percaya, dan butuh wakil dari Gunung Agung. kebetulan masyrakat sana (Dapil 3) antusias mendukung kami, jadi saya siap, kebetulan saya pilih lewat partai PDI-P. Alhamdah PDI-P menerima kami, pada dasarnya kami ini pemula makanya saya akan buktikan saya nggak akan janji akan mewakili mereka dari dapil 3,”paparnya. (Alb)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button