BERITA TERKINILAMPUNGTulang Bawang Barat

Di Duga Kangkangi Aturan Menteri Sosial…

[su_animate type=”bounceInDown” duration=”0.5″ delay=”0.5″][su_highlight background=”#cf141c” color=”#f5f2f2″]Penalampungnews.com[/su_highlight] |[/su_animate]
Tulangbawang Barat|Pelaksanaan penyaluran bantuan sosial pangan sejahtera (Rastra) Tiyuh Tirta kencana , kabupaten Tulungbawang Barat (Tubaba) di duga kangkangi Aturan atau keputusan menteri sosial.

Pasalnya,pada penyaluran bantuan rastra di tiyuh tersebut( Tiyuh Tirta kencana”red) bantuan di bulan Januari 2018 yang tersalurkan di bulan Februari dalam penyalurannya di bagi rata,bahkan ada beberapa warga mendapatkan bantuan rastra tersebut hanya 3kg /keluarga penerima manfaat (KPM).

“Pada pembagian di bulan ini,saya mendapatkan 3kg saja,kalau untuk tebusan kami tidak di kenakan biaya,”Ucap salah satu warga yang enggan namanya di tulis.

Sementara itu,pada saat awak media konfirmasi ke salah satu RT setempat tiyuh Tirta kencana ,Awal mula RT tersebut tidak mengakui bahwa dalam pembagian Rastra tersebut di bagi rata.Namun di selang beberapa saat kemudian RT tersebut ,mengakui bahwa pernyataan masyarakat yang menyatakan pembagian Rastra di bagi rata memang benar.”Bagaimana ngak kami bagi rata mengingat Masyarakat yang wajib menerima di tiyuh ini banyak,susahnya kalau ngengak di bagi rata maka sewaktu-waktu ada kegiatan 17 agustus dan MTQ, masyarakat susah untuk di pungut dana iuran,”kelitnya RT setempat.

Terpisah,pada saat media mengkonfirmasi ke Dinas sosial kabupaten setempat (kab Tubaba) ,Diruang kerjanya M.rasidi selaku kadis Dinsos mengatakan kalau pembagian atau penyalurannya demikian jelas menyalahi aturan.

“Sangat jelas dalam aturan menteri sosial bahwa Beras di salurkan tanpa biaya tebus, sebanyak 10 kilogram /KPM dengan kualitas Medium ( derajat sosoh 95%, kadar air maksimal 14% dan butir patah maksimal 25%) ,”Tegasnya Rasidi.Senin (19/2/2018).

*Team.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button