BERITA TERKINILAMPUNGLampung Utara

Ini Penjelasan Oknum DPRD Yang Diduga Selingkuh Dengan Sri

LAMPUNG UTARA (Pena Lampung) – Oknum angota DPRD kabupaten Lampung Utara menerangkan kronologis dugaan perselingkuhan dengan janda Sri yang di gerbek warga beberapa waktu lalu dengan ada nya brita yang sedang viral di media onlene dan cetak
Kerap Kerumah Sri, Oknum DPRD Lampung Utara di Grebek Warga ini jawaban oknum DPRD tersebut?Rabu 27-11-2019.

Jawab oknum oknum DPRD kabupaten Lampung utra “pada waktu pileg pada saat itu kita nggak aneh lagi semua perjuangan ini, melalui cost politik transportasi,maupun makan,minum, maupun yang lain-lain
kalau dia laki rokok kalau dia perempuan permen itu pasti,

dengan 3 Kecamatan yang dilakukan tim saya diketuai oleh ini ada beberapa yang termasuk Kotabumi Selatan, Kotabumi Kota dan Kotabumi Utara.

“Tambah nya pada saat itu saya masih punya sangkutan laporan beliau lebih kurang 50 juta.
itu dia nggak tahu siapa yang pinjam Apakah pribadi dia tetapi pada saat itu saya belum siap untuk mengembalikan Sebelum saya dilantik .

saya berkunjung ke sana waktu sore pada saat itu saya berikan dulu 5jt sisanya Saya minta tenpo, mengingat kebutuhan yang selalu ada di dalam politik ini dalam partai ini mau Tidak mau itu tertunda dan juga tidak dipaksakan untuk secepatnya “jelas HM

tadi malam pada hari Jum”at yang lalu dia menelpon saya minta tolong upayakan 10jt tetapi tunggu saya pulang dari Bandar Lampung. karna anak saya lagi wisuda dia sudah membantu masa iya mau kita lupakan, ujar (HM)

pada malam itu saya disuruh ke rumah sri lebih kurang jam 8.45 akan tetapi sri lagi nonton konser di stadion Saya sudah sampai di depan lebih kurang 15 menit,baru nyampe langsung masuk bukalah pintu pagar pintu rumah hordeng dia duduk di kursi sebelah kiri saya ceritakan

Saya minta maaf terlebih dahulu karena saya enggak bawa uang tetapi yakin kajian ini saya upayakan 10jt maka saya berani menjanjikan uang itu kembali,

Tiba-tiba Ada aparat desa RT 5 LK 2 langsung marah sama sri ini kamu! ini udah beberapa kali, masuk ke dalam satu lagi mengaku sebagai polisi saya nggak tahu siapa, duduk bersama saya,

Saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khusus Sindang Sari dan sekitarnya umumnya karena saya merasa bersalah tetapi karena ini harus selesai dan juga dia memaksakan harus malam hari.
tidak ada satupun yang namanya perselingkuhan apa lagi mesum

Mohon maaf saya bersumpah jangan selamat anak bini saya jangan lagi kalau ada yang ada di masyarakat di sana umpamanya tadi bahwa ada persoalan yang seperti itu, tapi saya dipaksakan harus di bawa ke kepolisian untuk menjaga keamanan,
saya sudah menjelaskan ini di kepolisian sudah itu si perempuan sesuai ini Udah dipanggil juga udah habis semua telah mempunyai kesepakatan perjanjian perdamaian dengan masyarakat yang diwakili oleh 5 orang hadir di kapolres selesai perjanjian itu.”tutup HM.(usni)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button