BERITA TERKINIHukum dan KriminalLAMPUNGLampung Timur

Kalau Laporan LMP Fitnah, Laskar Merah Putih Menantang Sekda Untuk Laporkan Balik

LAMPUNG TIMUR (PL) – Ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Lampung Timur merasa tidak terima atas tuduhan Sekretaris Daerah Kabupaten yang memiliki julukan Bumi Tuah Bepadan lewat pemberitaan salah satu media online yang mengatakan LMP telah memfitnah Sekda, Senin (04/02/2019).

Amir Faisol mengatakan,”kalau sekda merasa di fitnah oleh Laskar Merah Putih ya laporkan saja, negara kita ini kan negara hukum, atau tidak tolong jabarkan kepada publik terkait dana ATK tahun 2018 yang mencapai 25 Miliar lebih,”ujar ketua Laskar Merah Putih Markas Cabang Lampung Timur

Data hasil LMP melalui sistem rencana umum pengadaan terkait ATK tahun 2018 yang nilainya mencapai 25 Miliar lebih.

Laskar Merah Putih Markas Cabang Lampung Timur, dengan adanya yang di Sorot sekda hanya  terkait ATK, dugaan mereka semakin kuat terkait Bank Lampung dan Bank Syariah serta temuan LHP BPK – RI.

Masih di katakan Amir Faisol,”kalau sekda hanya menyoroti permasalahan ATK, artinya permasalahan penyertaan modal  Bank Lampung dan dividen Bank Syariah, serta temuan laporan hasil pemeriksaan (LHP) badan pemeriksaan keuangan Republik Indonesia perwakilan provinsi Lampung (BPK- RI) itu benar, lagi pula data yang kami laporkan itu memiliki data fisik dan real, jadi bukan kami mengada-ada,”tambahnya

Seperti yang di lansir dari media sinarlampung.com, Sekda Lampung Timur, Syahrudin Putra menyatakan tudingan terkait berbagai penyimpangan anggaran adalah tidak benar, termasuk dugaan penyimpangan ATK. Pengelolaan anggaran, termasuk tudingan soal dana upah, yang dilakukan sesuai aturan. “Soal Laporan ke Jaksa, kita sudah dengar, dan akan kita pelajari apa yang dilaporkan. Kalo soal ATK, itu fitnah semua,” kata Syahruddin, kepada sinarlampung.com semalam, Senin (28/1).

Syahrudin Putra menceritakan pemicu sebenarnya adalah terkait hal yang belum saatnya diungkap. Karena ada yang tak sesuai lalu tiba tiba menuding Sekda menghabiskan proyek. “Saya bersumpah tidak pernah terlibat, apalagi bermain proyek. Tiba tiba entah dapat dari mana, menyerang saya dengan data data yang berisi fitnah. Soal anggaran kita tidak berani main main, sesuai dengan aturan. Tuduhan  ATK itu fitnah semua. Soal upah pungut sudah sesuai aturan, dan tidak ada msalah,” katanya.(Red/SL)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button